Gila! Di Depok, Ayah Sandera Anaknya dengan Sangkur dan Ancam Warga Pakai Senapan Angin

- Kamis, 12 Januari 2023 | 05:53 WIB
Ilustrasi penyanderaan anak.  (Pixabay)
Ilustrasi penyanderaan anak. (Pixabay)

DEPOK, suaramerdeka-solo.com – Ini benar-benar gila. Seorang ayah berinisial YW (42) tega menyandera anaknya sendiri, R, yang masih berusia 3 tahun menggunakan sebilah sangkur.

Dia juga mengancam warga dengan senapan angin. Tak pelak, kejadian penyanderaan itu membuat geger warga di daerah Cilodong, Sukmajaya, Kota Depok.

Kejadian itu berlangsung Selasa (10/1) malam sekitar pukul 22.00 WIB, hingga Rabu (11/1) sekitar pukul 04.00 dini hari WIB.

Baca Juga: Mangkir Sebelum Penuhi Panggilan Polisi, Pelaku KDRT Ayah Aniaya Anak Dicecar 25 Pertanyaan

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan penyanderaan balita 3 tahun itu berawal dari keributan YW dengan tetangganya bernama Zul. YW kemudian mengambil senapan angin.

"Penyanderaan itu berawal dari keributan antara saudara YW dan Zul, kemudian YB mengambil senapan angin," ujar Hengki Haryadi seperti dilansir PMJ News, Rabu (11/1/2023).

Karena merasa dirinya terancam, Zul pun segera lari menyelamatkan diri. Melihat itu, YW malah berteriak-teriak sehingga warga segera menghubungi Polsek Sukmajaya.

Baca Juga: Gara-gara Game, Ayah Aniaya Anak, KPAI Minta Hukuman Orang Tua Pelaku KDRT Pada Anak Diperberat

Saat pertama kali tiba ke lokasi kejadian, tak mudah bagi aparat Polsek Sukmajaya untuk mengamankan YW. Karena pria itu malah masuk ke dalam rumahnya dan menyandera anaknya sendiri dengan sebilah sangkur.

"Begitu datang, anggota Polsek Sukmajaya sudah berupaya mengamankan pelaku, tetapi pelaku malah mengambil sangkur dan melakukan ancaman kepada anggota," ujar Hengki Haryadi.

Tah hanya itu, pelaku bahkan mengancam akan melukai anaknya sendiri.

Baca Juga: Anak Durhaka di Kudus Tega Bunuh Ibu Kandungnya Sendiri. Ditangkap Usai Kecelakaan di Depan Polsek

Akhirnya, polisi pun memilih melakukan negosiasi, untuk menghindari hal yang tak diinginkan terjadi pada bocah yang disandera.

Setelah berjam-jam melakukan negosiasi dengan pelaku, akhirnya tim gabungan berhasil menyelamatkan bocah 3 tahun dari penyanderaan ayahnya sendiri, atau sekitar pukul 04.00 WIB.**

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X