Retribusi Pasar Tradisional Nonesensial di Solo Kembali Diberlakukan, Termasuk Klewer

- Senin, 9 Agustus 2021 | 07:40 WIB
DIBUKA KEMBALI: Pasar Klewer dibuka kembali setelah sebelumnya ditutup sementara oleh Pemkot Surakarta.  (SMSolo/Agustinus Ariawan)
DIBUKA KEMBALI: Pasar Klewer dibuka kembali setelah sebelumnya ditutup sementara oleh Pemkot Surakarta. (SMSolo/Agustinus Ariawan)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Penarikan retribusi belasan pasar tradisional nonesensial yang sebelumnya dihentikan Pemkot Surakarta selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, kini dilanjutkan kembali.

“Pembebasan retribusi untuk pasar tradisonal terdampak PPKM itu berlaku untuk sepanjang Juli kemarin. Penutupannya kan mulai 3-26 Juli 2021 dan mulai beroperasi lagi pada 27 Juli,” terang Kepala Dinas Perdagangan Heru Sunardi.

Baca Juga: Yuditeha, Penulis Sastra yang Setia Jadi Tukang Cukur Rambut: Belum Kerja, Sudah Dipecat

Berdasarkan pertimbangan tersebut, imbuh Heru, maka mulai bulan ini retribusi pedagang kembali diberlakukan Pemkot.

“Sudah ditarik kembali normal.”

Heru mengakui, aktivitas jual beli di pasar-pasar tersebut belum sepenuhnya normal usai ditutup selama tiga pekan.

Baca Juga: Langgar Aturan PPKM Level 4, Delapan Acara Hajatan di Solo Dibubarkan

Meski demikian kondisi tersebut tidak mengubah kebijakan Pemkot.

“Kalau dari pengamatan dan komunikasi dengan para pedagang, saat ini kondisinya memang masih sepi. Mereka mengistilahkannya dengan masa recovery,” terang dia.

Selama ini para pedagang yang berjualan di los dan kios pasar tradisional dikenakan retribusi harian yang jumlahnya bervariasi. Tergantung taksiran nilai tempat dasaran (TNTD) lokasi usaha mereka.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Pengiriman Jamaah Umrah Dihentikan Sementara

Senin, 17 Januari 2022 | 10:08 WIB
X