Merapi Terus Keluarkan Awan Panas, Warga Diminta Tingkatkan Kewaspadaan

- Senin, 16 Agustus 2021 | 15:13 WIB
Gunung Merapi. (SMSolo/twitter @BPPTKG)
Gunung Merapi. (SMSolo/twitter @BPPTKG)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Meningkatnya aktifitas Gunung Merapi dengan munculnya guguran awan panas yang memicu hujan abu mendapat perhatian jajaran Pemkab Boyolali.

Sekda Boyolali, Masruri, meminta warga yang bermukim di lereng Gunung Merapi untuk meningkatkan kewaspadaannya.

Seperti terjadi akhir- akhir ini, bahkan, wilayah Desa Tlogolele, Kecamatan Selo sejak Minggu (8/8) lalu, sudah beberapa kali terkena hujan abu dampak erupsi Gunung Merapi. Terakhir terjadi hari ini, hujan abu juga melanda sebagian Desa Jrakah dan Klakah.

Baca Juga: Mahasiswa Unwidha Temukan Argis, Alat Bantu Rehabilitasi Patah Tulang Lutut Pasca Operasi

"Yang jelas, kita harus waspada,” kata Sekda Masruri, Senin (16/8).

Namun demikian, pihaknya menyatakan bahwa saat ini belum ada pengungsian warga terdampak aktivitas Merapi di Boyolali. Pihaknya terus mengikuti arahan dari BPPTKG.

“Kita mengikuti arahan dari BPPTKG, kalau suruh mengungsi ya kita mengungsi.”

Diakui, hujan abu yang mengguyur sejumlah wilayah di Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali pagi tadi cukup tebal. Jalanan desa pun tertutup abu vulkanik dan berwarna keputihan. Dampaknya, jalanan menjadi licin.

Baca Juga: di Karanganyar, Gibran Serahkan 93 Unit Konsentrator Oksigen

"Selain itu material abu vulkanik yang berterbangan juga dikhawatirkan bisa menyebabkan penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA).”

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

X