Baru Rp 500-an Juta yang Dilaporkan Peserta Arisan ke Polisi Boyolali

- Senin, 30 Agustus 2021 | 16:10 WIB
KETERANGAN: Kasat Reskrim, AKP Eko Marudin mewakili Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond memberi keterangan terkait laporan arisan online.  (SMSolo/Joko Murdowo)
KETERANGAN: Kasat Reskrim, AKP Eko Marudin mewakili Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond memberi keterangan terkait laporan arisan online. (SMSolo/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Polisi masih terus mendalami laporan kerugian arisan online.

Dari catatan para korban, kerugian diperkirakan lebih dari Rp 2 miliar. Tapi Polres Boyolali baru menerima laporan kerugian sekitar Rp 539 juta.

Baca Juga: PTM di Boyolali Terganjal Aglomerasi PPKM Level 4

“Laporan tak hanya di Mapolres, namun juga ada yang lapor ke Polsek,” ujar Kasat Reskrim, AKP Eko Marudin mewakili Kapolres Boyolali, AKBP Morry Ermond, Senin (30/8/2021).

Dijelaskan, ada tiga korban arisan online yang melapor di Polres Boyolali. Nilai kerugian sebesar Rp 112 juta, Rp 100 juta dan Rp 115,75 juta. Ada juga satu laporan diterima Polsek Karanggede. Nilai kerugiannya sebesar Rp 212 juta.

Baca Juga: Menangi Lomba Adzan dan Dai Kamtibmas, Aipda Gunadi Raih Penghargaan

“Di Polsek Karanggede itu hanya satu laporan, tapi korbannya ada sekitar 15-an orang," ungkap Eko Marudin.

KBO Reskrim, Iptu Widodo menambahkan pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus dugaan penipuan itu.

Baca Juga: Debut Petembak Hanik Pujihastuti Kandas di Urutan 13 Babak Penyisihan Paralympic Tokyo 2020

Para korban telah dilakukan klarifikasi. Sedikitnya ada 8 orang korban yang dimintai keterangannya. Pihaknya juga telah meminta keterangan sejumlah saksi.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

X