PON XX Papua: Diperkuat Fencer eks Pelatnas Asian Games, Anggar Jateng Bertekad Bawa Pulang Emas

- Minggu, 19 September 2021 | 09:01 WIB
Para atlet anggar atau fencer Jateng dari Solo, berpamitan dengan Wali Kota Gibran Rakabuming Raka, Jumat (17/9/2021). (SMSolo/dok KONI Surakarta)
Para atlet anggar atau fencer Jateng dari Solo, berpamitan dengan Wali Kota Gibran Rakabuming Raka, Jumat (17/9/2021). (SMSolo/dok KONI Surakarta)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Tekad bulat dikumandangkan tim anggar Jateng untuk membawa pulang medali emas pada PON XX Papua yang secara resmi digelar 2-15 Oktober 2021.

Pelatih kepala tim anggar Jateng, Hendra Faradilah menyatakan yakin atas kemampuan para atlet yang telah digembleng selama beberapa bulan dalam training center di Salatiga itu.

Baca Juga: Menuju PON Papua 2020. Anggar Jateng Mengincar Dua Medali Emas

Lebih-lebih ada empat fencer atau atlet anggar eks pelatnas Asian Games 2018 di Jakarta. Mereka adalah Yusuf Aprilian, Agusti Dwi Damayanti, Dinda Dwi Aryanti dan Putri Faradilah.

‘’Mereka atlet-atlet andalan kami. Maka saya harus yakin. Tapi kami tidak mau muluk-muluk soal target. Minimal target sekeping emas. Yang penting kami ingin mengembalikan raihan emas bagi Jateng dari anggar, seperti saat saya jadi atlet dan meraih dua emas di PON Kaltim 2008,’’ kata Hendra Faradilah, Minggu (19/9/2021).

Baca Juga: Pelatda Anggar Jateng Saat PPKM Darurat. Sepuluh Fencer Berlatih Bersama di Solo, Lainnya Terpencar

Pada PON Jabar 2016, tim anggar Jateng pulang tanpa medali emas. Para fencer Jateng hanya membawa dua medali perak dan lima perunggu. Hendra menyebut ada hal-hal nonteknis kala itu yang membuat timnya tak mampu menyabet emas. Juara umumnya tuan rumah Jabar.

Lima belas fencer atau atlet anggar bakal diusung untuk memenangi pertarungan pada PON XX Papua. Sepuluh dari 15 atlet tersebut merupakan atlet-atlet asal Solo.

Baca Juga: Dua Atlet Sragen Perkuat Kontingen Jateng ke PON XX Papua, Dijanjikan Reward Jika Bawa Pulang Medali

‘’Hanya dua kontingen yang meloloskan atletnya secara fullteam di cabang anggar, yakni Jateng dan Kaltim,’’ tutur Hendra.

Rencananya, 12 medali emas bakal diperebutkan pada PON XX Papua. Peta persaingan hingga kini telah dikantonginya.

Baca Juga: Enam Mahasiswa Unisri Surakarta Perkuat Kontingen Jateng pada PON XX Papua

Menurut Hendra, pada nomor senjata sabel putri persaingan terberat bagi Damayanti terutama adalah atlet Kaltim. Pesaing terberat pada jenis senjata sabel putra adalah Sumatera selatan, sedangkan untuk kategori floret, pesaing terberatnya adalah tim Riau.

‘’Kini seluruh atlet sedang menjalani karantina di Salatiga, sebelum berangkat ke Papua. Secara fisik dan teknik, seluruh atlet sudah siap. Kini tinggal penjagaan mental bertanding dan kesehatan sebelum meninggalkan Jateng,’’ jelas Hendra Faradilah.*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X