Jelang Peparnas XVI Papua: Tim Tenis Meja Jateng Pertajam Teknik dan Strategi

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 07:32 WIB
Sejumlah atlet tenis meja NPCI Jateng berlatih dalam training camp di Hartono Trade Center Solo Baru. (SMSolo/dok NPCI Jateng)
Sejumlah atlet tenis meja NPCI Jateng berlatih dalam training camp di Hartono Trade Center Solo Baru. (SMSolo/dok NPCI Jateng)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Tim tenis meja National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng kian mempertajam teknik dan strategi bertanding, menjelang perhelatan Peparnas XVI Papua 2021.

Games dan simulasi pertandingan diintensifkan bagi 20 atlet yang menjalani training camp (TC) di Hartono Trade Center (HTC) Solo Baru, sebulan terakhir ini.

Baca Juga: Tundukkan Bourdonnaye, Komet Akbar Susul David Jacobs ke Delapan Besar Tenis Meja Paralympic Tokyo 2020

Mereka lebih ditekankan untuk mengasah taktik dan strategi guna menghadapi pertarungan pada PON XX Papua yang dijadwalkan digelar di Kota dan Kabupaten Jayapura, 2-15 November 2021.

"Saat ini kami memasuki fase prakompetisi, di mana program latihan sudah mengarah ke taktik dan strategi permainan per individu. Meski demikian, kemampuan fisik atlet tetap dipelihara,’’ tandas salah seorang pelatih tim tenis meja NPCI Jateng, Noor Azizah, Rabu (13/10/2021).

Baca Juga: Di Wonogiri Ada Balita Bernama Unik N...Clio, Ini Artinya

Dua puluh petenis meja terbaik Jateng dari berbagai daerah tersebut terbagi atas kelompok elite dan atlet nasional.

Bagi para atlet elite atau mereka yang telah masuk pelatnas, hanya dipekenankan bertarung pada satu nomor pertandingan. Sementara para petenis meja nasional dipersilakan turun lebih dari satu nomor laga.

‘’Kami juga selalu tekankan kesehatan dan prokes ketat bagi setiap atlet, agar tidak ada yang terpapar pandemi Covid-19," tambah Noor Azizah.*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X