PON XX Papua: Diwarnai Protes Tuan Rumah, Petinju Jateng Willis Boy Riripoy Raih Medali Emas

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 07:30 WIB
. (SMSolo/dok KONI Jateng)
. (SMSolo/dok KONI Jateng)

JAYAPURA, suaramerdeka-solo.com – Protes dilayangkan tim tinju tuan rumah Papua, ketika petinju Jateng Willis Boy Riripoy dinyatakan meraih medali emas kelas 91 kg di PON XX Papua 2021.

Pihak tuan rumah tidak menerima kekalahan petinjunya, Erico Amanupujo yang dinyatakan kalah angka 1-4 pada pertarungan di GOR Cendrawasih, Jayapura.

Mereka bahkan sempat mengejar-kejar wasit dan hakim pertandingan yang bertugas, hingga petugas keamanan akhirnya mengamankan wasit dan hakim ke Mapolda Papua yang berlokasi di dekat GOR.

Baca Juga: PON XX Papua: Willis Boy Riripoy Targetkan Memburu Emas Tinju di Mimika

Situasi di venue sempat tegang, sebelum akhirnya dikendalikan aparat keamanan.

''Pertandingan dihentikan di ronde ketiga, Willis dalam posisi unggul 4-1. Akhirnya dia dinyatakan menang angka,'' kata Ketua Harian Pengprov Pertina Jateng, Dr Soedjatmiko, sebagaimana dilansir dari suaramerdeka-wawasan.com.

Pertarungan yang sempat didominasi Willis itu dihentikan wasit pada ronde ketiga, karena terjadi benturan kepala keras sesama petinju.

Baca Juga: PON XX Papua: Peta Kekuatan Pencak Silat Semakin Merata di Daerah-daerah

Akibat benturan itu, pelipis Willis berdarah-darah. Berdasarkan rekapitulasi nilai, Willis dinyatakan menang angka 4-1, sebelum kemudian petinju asal Solo kelahiran Ambon itu dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Badan Tinju Amatir Dunia (AIBA) dalam aturannya menyatakan, jika lebih dari dua ronde terjadi benturan kepala bukan karena pukulan, maka pertandingan dihentikan. Hasilnya ditentukan berdasarkan perolehan nilai kedua petinju.

Baca Juga: Mantab! Satu Atlet Sukoharjo Sumbangkan Empat Medali di PON XX Papua

''Saat pertandingan dihentikan di ronde ketiga, Willis dalam posisi unggul 4-1. Akhirnya dia dinyatakan menang angka,'' kata Ketua Harian Pengprov Pertina Jateng, Dr Soedjatmiko, di GOR Jayapura, usai pertandingan.

Keributan di arena tinju PON XX Papua, dua kali terjadi. Sebelumnya, Jumat (8/10/2021) juga terjadi kericuhan yang dipicu ketidakpuasan petinju DKI yang dinyatakan kalah saat melawan petinju NTT.*


Sumber: suaramerdeka-wawasan.com

Penulis: Eddy Tuhu

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Prihanto Yakin Persika Tetap akan Berkembang

Senin, 29 November 2021 | 16:13 WIB
X