Peparnas XVI Papua: Pelatda Catur NPCI Jateng Perketat Prokes dan Perdalam Strategi

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 19:39 WIB
Sejumlah atlet pelatda catur NPCI Jateng berlatih di mesnya, kawasan Solo Baru.   (SMSolo/dok NPCI Jateng)
Sejumlah atlet pelatda catur NPCI Jateng berlatih di mesnya, kawasan Solo Baru. (SMSolo/dok NPCI Jateng)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Pelatda catur National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng, kini kian memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) dan memperdalam strategi.

Langkah itu dijalankan mengingat, sekitar dua pekan lagi mereka bakal bertarung untuk memburu medali pada Pekan Paralimpik Nasional atau Peparnas XX Papua yang rencananya digelar 2-15 November 2021.

Baca Juga: Membanggakan! 10 Atlet NPCI Asal Sukoharjo Lolos Peparnas XVI Papua

‘’Sejak awal pelatda, sebenarnya seluruh atlet sudah wajibkan memakai masker termasuk saat berlatih, serta selalu ada handsanitizer. Tapi kini lebih diperketat, tidak boleh keluar-masuk mes kecuali ada keperluan yang benar-benar penting,’’ kata salah seorang pecatur pelatda NPCI Jateng, Abdul Latif, Jumat (15/10/2021).

Pelatih Tedy Wiharto mengakui langkah pengetatan disiplin prokes tersebut, demi tetap menjaga agar para atlet tidak terpapar Covid-19.

Baca Juga: Bersiap Hadapi Peparnas Papua, 16 Atlet Pelatda NPCI Jateng asal Klaten Terus Menempa Diri

‘’Syarat pokok berangkat Peparnas kan negatif dari virus itu, sehingga saya tekankan kepada jajaran pelatih, atlet dan tenaga pendukung, harus benar-benar menjaga kesehatan, dengan lebih disiplin prokes,’’ kata Tedy Wiharto.

Tim catur NPCI Jateng menyiapkan sembilan atlet andalan dalam perburuan medali di Peparnas XVI Papua.

‘’Persaingan perburuan gelar juara memang ketat, karena tim-tim lain juga kuat. Namun semua harus yakin untuk meraih emas,’’ tandasnya.*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Prihanto Yakin Persika Tetap akan Berkembang

Senin, 29 November 2021 | 16:13 WIB
X