Nazar Peraih Emas PON XX Papua Lari Salatiga-Klaten, Mustakim Ikuti Jejak Sang Senior

- Senin, 18 Oktober 2021 | 08:48 WIB
Pesilat Jateng perain PON XX Papua, Khoiruddin Mustakim memenuhi nazarnya, lari dari Salatiga ke Klaten. (SMSolo/dok pelatda pencak silat Jateng)
Pesilat Jateng perain PON XX Papua, Khoiruddin Mustakim memenuhi nazarnya, lari dari Salatiga ke Klaten. (SMSolo/dok pelatda pencak silat Jateng)

SALATIGA, suaramerdeka-solo.com - Apa yang melatarbelakangi nazar Khairudin Mustakim untuk lari dari tempat pelatda GOR Sepak Takraw Salatiga menuju rumahnya di kawasan Trucuk, Klaten?

Hanya Mustakim yang tahu. Pada Senin (18/10/2021) sekitar pukul 08.15 WIB ini, Mustakim yang kini berstatus sebagai mahasiswa UNS Surakarta, masih menyelesaikan lari Salatiga-Klaten.

Namun seniornya yang juga asisten pelatih pelatda pencak silat Jateng, Dian Kristianto, mengungkapkan, Mustakim beberapa kali terlibat pembicaraan dengannya mengenai liku-liku perjalanan Dian.

Baca Juga: Raih Emas PON XX Papua, Pesilat Klaten Khoirudin Mustakim Penuhi Nazar Lari Salatiga-Klaten

‘’Saat situasi santai selama proses menghadapi PON XX Papua, Mustakim pernah tanya apa yang saya lakukan setelah meraih medali emas PON. Saya katakan, saya nazar lari, dari tempat latihan di Gajahan menuju Klaten.

Perjalanan prestasi sebagai atlet pencak silat antara Mustakim dan Dian Kristanto, hampir sama. Menjadi juara dunia, lalu meraih perak SEA Games, serta meraih emas PON.

‘’Mustakim bilang, ‘Lho perjalananku kok sama dengan Mas Dian’. Tapi saya katakan jangan sama, karena saya mengalami cedera di lutut. Memang Mustakim sering ngobrol sama saya, di luar latihan,’’ ungkap Dian.

Baca Juga: Pilu di Tengah Luapan Kegembiraan, Mengangkat Piala Thomas Tanpa Pengibaran Sangsaka

Mungkin karena ada kesamaan perjalanan itu pula yang membuat Mustakim kemudian juga punya nazar akan lari dari tempat latihan di Salatiga untuk pulang ke rumahnya, Trucuk, Klaten, jika meraih medali emas PON XX Papua.

‘’Nazarku dulu tak ceritakan, ternyata Mustakim menirunya. Bedanya, saat berlari dia dikawal teman-temannya, tapi 13 tahun lalu, saya menjalani nazar lari ke rumah istri saya di Klaten, hanya ditemani istri , Niken Hartati Siam Nugroho,’’ ungkap Dian.*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Proliga 2022: Kejutan, Petrokimia Menggulung Bank bjb

Sabtu, 15 Januari 2022 | 20:51 WIB
X