Melepas 36 Atlet yang Perkuat NPCI Jateng di Peparnas XVI Papua, Ini Pesan Gibran

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:54 WIB
Wali Kota Gibran Rakabuming Raka memberi salam kepada para atlet NPCI Surakarta yang akan membela kintingen Jateng pada Peparnas XVI Papua, di GOR FKor UNS, Rabu (27/10/2021). (SMSolo/Setyo Wiyono)
Wali Kota Gibran Rakabuming Raka memberi salam kepada para atlet NPCI Surakarta yang akan membela kintingen Jateng pada Peparnas XVI Papua, di GOR FKor UNS, Rabu (27/10/2021). (SMSolo/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Tiga puluh enam atlet National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Surakarta yang memperkuat kontingen Jateng pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua, dilepas Wali Kota Gibran Rakabuming Raka.

Pelepasan 36 atlet NPCI Surakarta itu dilaksanakan di GOR Fakultas Keolahragaan (FKor) UNS kawasan Manahan Solo, Rabu (27/10/2021).

Gibran menyampaikan sederet pesan bagi para atlet, pelatih dan ofisial asal Kota Bengawan yang akan memburu medali bagi kontingen Jateng pada Peparnas XVI Papua yang diselenggarakan 2-15 November 2021.

Baca Juga: Siapkan 195 Atlet, NPCI Jateng Bakal Memburu Minimal 68 Medali Emas pada Peparnas XVI Papua

Gibran menegaskan, dengan kerja keras dan bertanding sungguh-sungguh, para atlet dari delapan cabang olahraga itu diharapkan mampu memenuhi target yang telah ditetapkan.

‘’Saya harap para atlet dan pelatih mampu menjadi tauladan, menjaga karakter dan perilaku, serta bertanding sportif. Pertahankan dan kembangkan nama baik Kota Surakarta, dengan menjadi tamu yang bisa menjaga diri untuk tampil lembah manah dan andap asor,’’ kata Gibran.

Hadir pada pelepasan itu antara lain Wakil Ketua NPCI Surakarta Suwarno mewakili Ketua Umum Bangun Sugito yang sudah berada di Papua, Kepala Dispora Joni Hari Sumantri dan Dekan FKor UNS Dr Sapta Kunta Purnama.

Baca Juga: Peparnas XVI Papua: Matangkan 18 Atlet Panahan, NPCI Jateng Mengincar Empat Emas di Jayapura

Kepada para atlet, pelatih dan ofisial, Gibran juga berpesan agar tidak melupakan persaudaraan meskipun sedang berkompetisi.

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu menandaskan, Papua merupakan bagian dari NKRI, meski beda budaya, bahasa dan tradisi, namun tetap harus menjadi kesatuan.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X