Siasati Situasi, Pelatda Bulutangkis Ancang-ancang Gelar Simulasi

- Kamis, 10 Juni 2021 | 14:50 WIB
BERLATIH: Sejumlah pebulutangkis pelatda NPCI Jateng berlatih di GOR Rahma Kadipiro, Solo.(SMSolo/Setyo Wiyono) (Setyo Wiyono)
BERLATIH: Sejumlah pebulutangkis pelatda NPCI Jateng berlatih di GOR Rahma Kadipiro, Solo.(SMSolo/Setyo Wiyono) (Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Pendemi Covid-19 yang tak kunjung reda di berbagai daerah membuat pelatda National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) lebih hati-hati dalam menempa para atletnya.

Tim pelatda bulutangkis yang bermarkas di GOR Rahma kawasan Kadipiro, Banjarsari Solo, tak terkecuali.

Memasuki fase persiapan khusus dalam rangkaian persiapan menghadapi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI/2021 di Papua, jajaran pelatih cabang tepok bulu itu memutar otak.

Baca Juga: Semangat! Ke Jerman, Renang NPCI Mengincar Tiga Besar

‘’Saat ini masa transisi program persiapan umum ke persiapan khusus. Materinya mulai mengarah ke peningkatan teknik bermain dan laga uji coba,’’ tutur pelatih kepala pelatda bulutangkis NPCI Jateng, Yunita Ambar Wulandari, Kamis (10/6/2021).

Pertandingan-pertandingan uji coba untuk mendongkrak performa atlet, belum memungkinkan digelar.
Pandemi Covid-19 menjadi problem penghadangnya.

Bahkan pelatda 10 cabang olahraga NPCI Jateng yang dipusatkan di Solo dan sekitarnya, benar-benar dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat.

Baca Juga: Penting, Perlindungan Hukum bagi Tenaga Medis yang Tangani Covid-19

Padahal di sisi lain, laga latih tanding dibutuhkan guna mengevaluasi kemampuan atlet, sekaligus digunakan pelatih untuk membenahi dan meningkatkan performa awak timnya.

Karena itu, jajaran pelatih mesti membuat terobosan-terobosan guna menyiasati situasi yang tidak menguntungkan bagi pemusatan latihan tersebut.

‘’Kemungkinan kami akan membuat semacam simulasi internal bagi para atlet, guna meningkatkan kemampuan diri dan mengasah mental bertanding. Ancang-ancang pelaksanaannya kira-kira akhir Juli 2021,’’ ujar Ambar.

Saat ini terdapat 22 pebulutangkis dengan berbagai klasifikasi disabilitas yang digembleng dalam pelatda NPCI Jateng.
Pelatda tersebut dimulai pada 11 April 2021.*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

X