Arena Laga Alam Terbuka Karimunjawa, Tantangan Pesilat dan Pengembangan Wisata

- Minggu, 21 November 2021 | 09:09 WIB
Dua pesilat tampil di nomor ganda pada Kejurprov Pencak Silat Jateng dalam nuansa eksotis pantai Karimunjawa, Jumat (19/11/2021).  (SMSolo/dok)
Dua pesilat tampil di nomor ganda pada Kejurprov Pencak Silat Jateng dalam nuansa eksotis pantai Karimunjawa, Jumat (19/11/2021). (SMSolo/dok)

KARIMUNJAWA, suaramerdeka-solo.comKejurprov pencak silat seni jurus tunggal, ganda, regu atau TGR berskala Jateng yang digelar secara daring dan luring, telah berakhir Sabtu (20/11/2021).

Ada yang menarik dari ajang itu, yakni arena laga berada di alam terbuka pantai Karimunjawa, Jepara. Para finalis yang dinilai secara luring, diminta tampil pada panggung rendah tepi pantai.

Latar belakang laut dan perahu nelayan, debur ombak, gemuruh angin, serta guyuran gerimis, menjadi nuansa yang melingkupi gelaran final di pesisir kompleks Kafe Amore tersebut.

Baca Juga: Seluruh Pesilatnya Merebut Medali Emas, Boyolali Mendominasi Kejurprov Jateng di Karimunjawa

‘’Situasi alam di arena final tersebut, sedikit banyak memang berpengaruh terhadap penampilan atlet. Sebab dalam sebuah kejuaraan, biasanya arenanya di ruang tertutup,’’ kata juara dunia pencak silat tahun 1997 dan 2000, Rony Syaifullah.

Dosen Fakultas Keolahragaan (FKor) UNS Surakarta yang hadir di arena final sebagai Ketua Pengkab IPSI Boyolali itu menyebutkan, konsentrasi para atlet bisa sedikit terbelah saat tampil di alam terbuka.

‘’Kalau suara ombak dan angin yang cukup kencang, mungkin tak terlalu masalah. Tapi gerimis yang turun, membuat matras agak licin sehingga atlet harus ekstra hati-hati agar tidak terpeleset,’’ ujar dia.

Baca Juga: IPSI Jateng Gelar Adu Terampil Jurus di Pantai Karimunjawa. Ini Dia Daftar Pemenangnya

Ketua Panpel Indro Catur Haryono menyebut situasi alam pada final kejurprov khusus nomor TRG tersebut bukan sebagai halangan.

‘’Suara ombak dan angin yang cukup kencang, tak jadi masalah. Sedangkan gerimis dan hujan sesaat justru menjadi tantangan para atlet agar bisa benar-benar tampil maksimal,’’ tutur Catur yang juga pelatih pelatnas pencak silat.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Proliga 2022: Kejutan, Petrokimia Menggulung Bank bjb

Sabtu, 15 Januari 2022 | 20:51 WIB
X