DBON Gencar Disosialisasikan Kemenpora, Ini Kata Rektor UNS Surakarta

- Senin, 29 November 2021 | 07:26 WIB
Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho (kanan) bersama Menpora Zainudin Amali (kiri) dan Kepala Disporapar Jateng Sinoeng N Rachmadi.  (SMSolo/Setyo Wiyono)
Rektor UNS Prof Jamal Wiwoho (kanan) bersama Menpora Zainudin Amali (kiri) dan Kepala Disporapar Jateng Sinoeng N Rachmadi. (SMSolo/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Desain Besar Olahraga Nasional atau DBON yang ditetapkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) No 86 Tahun 2021, gencar disosialisasikan Kemenpora, termasuk di Solo, Minggu-Selasa (28-30/11/2021).

Lalu, apa kata Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Prof Dr Jamal Wiwoho mengenai gencarnya sosialisasi DBON itu?

‘’DBON merupakan sebuah public policy yang sifatnya secara subtanstif merupakan tahapan-tahapan bagaimana Indonesia bisa naik ke puncak. Karena parameter yang disampaikan Pak Menpora, luar biasa yaitu Olimpiade dan Paralimpiade. Jadi kalau SEA Games dan Asian Games hanya sasaran antara,” ujarnya, usai pembukaan sosialisasi DBON di The Sunan Hotel Solo, Minggu (29/11/2021) malam.

Baca Juga: Sosialisasi DBON di Solo, Menpora: Target Kita Olimpiade dan Paralimpiade

Saat memberikan keterangan kepada wartawan, bersama Menpora Zainudin Amali, Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka dan Kepala Dirporapar Jateng Sinoeng N Rachmadi, Prof Jamal mengungkapkan mimpinya.

Impiannya, Indonesia memiliki prestasi olahraga di kancah internasional. Karena sejumlah negara yang tidak kaya, Meksiko, Brazil dan Paraguay, memiliki prestasi olahraga yang luar biasa.

“Mimpi saya setidaknya sekarang sudah tercapai, karena sudah ada DBON,’’ tutur dia.

Baca Juga: 170 Atlet Ikuti Kejuaraan Body Contest dan Bench Press HUT ke-70 DPRD Karanganyar

Target puncak DBON hingga tahun 2045 atau saat 100 tahun Indonesia, menurutnya juga bisa menjadi capaian prestasi yang luar biasa.

Berkait kesejahteraan atlet, menurut Jamal, DBON juga telah mengaturnya. Karena sering terjadi, ketika seorang atlet berjaya dianggap luar biasa, tetapi setelah kejayaannya pudar kehidupannya memprihatinkan.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Proliga 2022: Kejutan, Petrokimia Menggulung Bank bjb

Sabtu, 15 Januari 2022 | 20:51 WIB
X