Sebelas Negara Telah Pastikan Ikuti APG 2022. Sejumlah 1.648 Atlet akan Bertarung di Solo Raya

- Kamis, 14 April 2022 | 20:22 WIB
Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun didampingi Wakil Sekjen Rima Ferdianto memberi penjelasan kepada awak pers mengenai persiapan ASEAN Para Games 2022 yang akan digelar di Solo Raya. (SMSolo/Setyo Wiyono)
Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun didampingi Wakil Sekjen Rima Ferdianto memberi penjelasan kepada awak pers mengenai persiapan ASEAN Para Games 2022 yang akan digelar di Solo Raya. (SMSolo/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Kontingen 11 negara di Asia Tenggara telah memastikan mengikuti ASEAN Para Games (APG) yang akan diselenggarakan di Jawa Tengah, khususnya Solo dan sekitarnya, 30 Juli-6 Agustus 2022.

‘’Tercatat 2.309 partisipan dari 11 negara ASEAN telah mendaftarkan diri untuk mengikuti APG 2022,’’ kata Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun, didampingi Wakil Sekjen Rima Ferdianto jelang buka bersama awak pers di Solo, Kamis (14/4/2022).

Secara rinci, partisipan tersebut terbagi atas 1.648 atlet dan 661 ofisial. Mereka akan bertarung pada 14 cabang olahraga yang bakal digelar pada pesta olahraga disabilitas terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Baca Juga: Thailand dan Malaysia Diprediksi Jadi Rival Terberat Perburuan Emas Atletik APG 2022

Rima menambahkan, saat ini NPC Indonesia tengah menyusun masterplan atau rencana induk yang selanjutnya akan diajukan ke sejumlah kementerian, termasuk Kemenpora.

Pihaknya juga menunggu Peraturan Presiden (Perpres) yang informasinya kini memasuki tahap harmonisasi sebelum ditandatangani Presiden. Perpres itu sebagai dasar pembentukan local organizing committee (LOC).

‘’Technical handbook, kami juga sudah menerima dari seluruh negara peserta, sejumlah 1.648 atlet. Lalu Technical handbook setiap cabang olahraga juga sudah selesai, sekarang telah diolah para technical delegate,’’ jelas Rima.

Baca Juga: Jelang APG 2022: Disiapkan 14 Cabang Olahraga, Thailand Bakal Turunkan Atlet Terbanyak

Saat ini, NPC Indonesia sedang berkomunikasi intens dengan kementerian terkait, terutama Kementerian PUPR berkait dengan kelayakan venues.

‘’Selama dua hari lalu, tim PUPR sudah turun melakukan peninjauan ke Solo. Terutama kolam renang Intanpari Karanganyar, nanti akan dibuat kolam renang baru standar internasional kedalaman tiga meter dengan 10 lintasan,’’ tambah dia.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X