Gibran Terima Bendera APG XI di Pura Mangkunegaran

- Senin, 9 Mei 2022 | 21:39 WIB
Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun menyerahkan bendera APG kepada Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka disaksikan Presiden APSF Maj Gen Osoth Bhavilai di Pura Mangkunegaran, Senin (9/5/2022) malam. (SMSolo/dok NPC Indonesia)
Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun menyerahkan bendera APG kepada Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka disaksikan Presiden APSF Maj Gen Osoth Bhavilai di Pura Mangkunegaran, Senin (9/5/2022) malam. (SMSolo/dok NPC Indonesia)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Bendera ASEAN Para Games (APG) biasanya diserahkan kepada negera calon tuan rumah pada acara closing ceremony multievent olahraga disabilitas tersebut.

Namun tidak demikian dengan penyelenggaraan APG XI/2021 di Solo Raya, yang akan digelar pada 30 Juli hingga 6 Agustus 2022.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka yang diplot sebagai Ketua Panitia Penyelenggara APG XI, baru menerima bendera tersebut dalam acara di Pura Mangkunegaran, Senin (9/5/2022) malam.

Baca Juga: APSF Beri Apresiasi Indonesia Siapkan APG XI, Tapi Venue Renang Membikin Senam Jantung

Bendera APG itu diserahkan Presiden The ASEAN Para Sports Federation (APSF) Maj Gen Osoth Bhavilai kepada Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Senny Marbun.

Selanjutnya, Senny menyerahkan bendera tersebut kepada Gibran yang juga merupakan Wali Kota tuan rumah penyelenggaraan APG XI.

‘’Mestinya, bendera APG memang diserahkan saat closing ceremony kepada negara tuan rumah selanjutnya. Namun hal itu tidak terjadi di Filipina yang mestinya jadi tuan rumah APG 2019, tapi batal karena pandemic Covid-19,’’ kata Ketua Departemen Hubungan Luar Negeri NPC Indonesia, Sukanti Rahardjo Bintoro.

Baca Juga: Sisa Waktu 82 Hari, Tetap Yakin Bangun Kolam Renang Baru untuk APG XI di Karanganyar

Dia yang mendampingi Presiden APSF Osoth Bhavilai mengungkapkan, mestinya Filipina menyerahkan bendera itu ke APSF yang kemudian meneruskannya ke Vietnam, sebagai penyelenggara APG XI 2021.

Namun Vietnam kemudian menyatakan tidak menggelar APG, serta hanya menyelenggarakan SEA Games. Atas kondisi itu, Indonesia kemudian berinisiatif menjadi tuan rumah penyelenggara APG XI.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X