Bonyokan Kampung Pencetak Pemanah Nasional. Setiap Kejuaraan Serasa Reuni

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 07:33 WIB
Atlet panahan Klaten berlatih di Lapangan Jonggrangan, Klaten Utara, sebagian berasal dari Bonyokan, Jatinom.  (SMSolo/Merawati Sunantri)
Atlet panahan Klaten berlatih di Lapangan Jonggrangan, Klaten Utara, sebagian berasal dari Bonyokan, Jatinom. (SMSolo/Merawati Sunantri)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Desa Bonyokan, Kecamatan Jatinom, Klaten, Jawa Tengah dikenal sebagai gudangnya pemanah nasional.

Atlet panahan di berbagai kota di Jawa Tengah, bahkan di provinsi lain banyak yang berasal dari Bonyokan.

Mengapa bisa demikian? Di Bonyokan, panahan merupakan olahraga masyarakat sehari-hari.

Baca Juga: PON XX Papua: Alvianto Bagas Persembahkan Medali Pertama bagi Panahan Jateng

Anak-anak dari kecil sudah terbiasa memegang busur.

Di desa itu sering digelar semacam kompetisi memanah tingkat kampung.

Pemanah yang meraih emas SEA Games Vietnam, Alvianto Bagas Prastyadi berasal dari Bonyokan.

Ibunya, Kusmiyati juga mantan atlet panahan yang sering memperkuat tim Klaten di Popda (sekarang Porprov) dan tim Jateng di ajang PON.

Baca Juga: PON XX Papua: Panahan Jateng Pecah Telur, Menyabet Emas Compound Mix Team

‘’Panahan berkembang pesat di Jatinom, khususnya Bonyokan sejak 1982, saat Kades Bonyokan dijabat Sugiarto yang juga mantan Ketua Perpani Klaten,’’ kata Ketua Perpani Klaten, Joko Siswanto, Jumat (20/5/2022).

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X