Mengalami Cedera Olahraga? Jangan Asal Pijat, Bisa Lebih Memburuk

- Minggu, 22 Mei 2022 | 09:07 WIB
Dosen FKor UNS yang juga Wakil Ketua Umum KONI Surakarta Bambang Wijanarko berbicara mengenai manajemen cedera olahraga pda workshop di kampus UTP, Sabtu (21/5/2022). (SMSolo/Setyo Wiyono)
Dosen FKor UNS yang juga Wakil Ketua Umum KONI Surakarta Bambang Wijanarko berbicara mengenai manajemen cedera olahraga pda workshop di kampus UTP, Sabtu (21/5/2022). (SMSolo/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Anda mengalami cedera olahraga? Jangan buru-buru dipijat atau diurut.

Sebab tindakan pijat dan urut justru bisa menimbulkan kondisi lebih memburuk. Perlu dikenali dulu gejala-gejala pada cedera tersebut.

“Kalau peradangan di otot misalnya, ada teknik kompres dingin agar pembengkakan tidak kian parah. Tapi jika cedera fraktur atau terjadi patah tulang langsung bawa ke rumah sakit,’’ kata dosen Fakultas Keolahragaan (Fkor) UNS Surakarta, Bambang Wijanarko pada workshop manajemen cedera olahraga, Sabtu (22/5/2022).

Baca Juga: Halal Bihalal PBVSI Surakarta, Ketua Umum KONI: Beri Saya Dua Medali Emas Porprov

Workshop yang diikuti sekitar 120 orang pelatih berbagai cabang olahraga di Solo itu digelar KONI Kota Surakarta bekerja sama dengan PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk di kampus Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta kawasan Cengklik, Solo.

Menurut Bambang, jika cedera otot, kompres dingin dibutuhkan secara berkala dalam waktu sekitar satu hari-dua hari.

Setelah dua-tiga hari, baru ditangani dengan terapi. Saat itu bisa digunakan pula kompres panas, atau krim-krim hangat.

Baca Juga: Semalam Slup-Slupan, KONI Surakarta Kini Tempati Sekretariat Permanen

‘’Tapi kalau cedera retak atau patah tulang, itu urusan medis. Langsung bawa ke rumah sakit. Sebab, kalau dipijat sudah pasti bertambah parah,’’ tandas magister kesehatan lulusan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu.

Bambang menekankan, agar tak terjadi cedera atlet saat berlatih maupun bertanding, dibutuhkan kemampuan fisik yang tangguh.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X