Berburu Poin Paralimpiade 2024, 15 Atlet Atletik NPC Indonesia Berkompetisi di Swiss

- Rabu, 25 Mei 2022 | 16:01 WIB
Sprinter Indonesia Saptoyoga Purnomo bergembira usai meraih medali perunggu lari 100 meter T37 pada Paralimpiade Tokyo 2020. (SMSolo/Tangkapan layar NPC Indonesia)
Sprinter Indonesia Saptoyoga Purnomo bergembira usai meraih medali perunggu lari 100 meter T37 pada Paralimpiade Tokyo 2020. (SMSolo/Tangkapan layar NPC Indonesia)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Lima belas atlet atletik National Paralympic Committee (NPC) Indonesia berkompetisi pada grandprix di Swiss, Kamis-Minggu (26-29/5/2022).

Mereka yang merupakan awak pelatnas ASEAN Para Games (APG) 2022, memanfaatkan kejuaraan itu sebagai ajang uji coba, sekaligus memulai perburuan tiket menuju Paralimpiade Paris 2024.

Baca Juga: Raih Perak Futsal SEA Games, Muh Nizar dan Guntur SA Terima Bonus Bupati Sragen

‘’Besok pagi (Kamis, 26/5/2022) para atlet mulai berkompetisi. Saat ini kami belum lama landing di Swiss, serta sedang mengurus paspor di keimigrasian,’’ kata salah seorang pelatih Purwo Adi Sanyoto, mendampingi koordinator pelatih pelatnas atletik NPC Indonesia, Slamet Widodo, melalui whatsapp, Rabu (25/5/2022).

Dia menambahkan, para atlet yang bakal turun termasuk paralimpian atau atlet yang bertarung pada Paralimpiade Tokyo 2020.

Baca Juga: Raih Perunggu Sprint 100 Meter, Saptoyoga: Ini Kejutan di Paralimpiade 2020

Mereka antara lain sprinter Saptoyoga Purnomo dan Kharisma Evi Tiarani, pembalap kursi roda Jaenal Aripin, pelompat jauh Setiyo Budihartanto dan pelempar cakram Famini.

Saptoyoga merupakan peraih medali perunggu di lintasan lari jarak pendek 100 meter putra kelas T37.

Selain Slamet dan Purwo, para atlet dalam tim itu juga dikawal pelatih Akhmad Azlan Khoirurrozikin dan Abdul Aziz, serta ofisial Bambang Wijanarko dan Budi Mawardi Syam.**

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X