Soal Geger Suporter di Daerah Lain, Gibran : Aja Salahke Pengamanan di Solo

Setyo Wiyono
- Jumat, 24 Juni 2022 | 16:48 WIB
Petugas kawal ketat pengamanan terhadap suporter PSIS Semarang dari area Stadion Manahan hingga di perbataan kota yakni di seputar Tugu Makhuto, Selasa (21/6/2022) malam. (SMSolo/dok)
Petugas kawal ketat pengamanan terhadap suporter PSIS Semarang dari area Stadion Manahan hingga di perbataan kota yakni di seputar Tugu Makhuto, Selasa (21/6/2022) malam. (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Buntut geger suporter di daerah luar Kota Solo, mengundang reaksi Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.

Terkait pengamanan suporter dalam turnamen sepak bola Piala Presiden 2022 di Stadion Manahan Solo, petugas Polresta Surakarta sudah semaksimal mungkin untuk mengawal dan mengamankan suporter hingga di wilayah perbatasan.

Perihal lain, Gibran menyayangkan pengamanan suporter di daerah perbatasan yang dinilai masih kurang.

Baca Juga: Usai Menang Atas Persis Solo, Ratusan Suporter PSIS Semarang Dikawal Petugas

"Sesungguhnya pengawalan yang paling penting itu di lintas wilayah. Yo, sory wae, Solo sudah mengerahkan puluhan ribu pasukan tapi tekan Boyolali dicepake sitik tok, yo percuma. Sory aku agak protes," tegas Gibran, Jumat (24/6/2022).

Menurutnya, insiden terjadinya gesekan suporter di daerah lain beberapa hari lalu sedikit menyepelekan dari sisi keamanan, sehingga yang terkena imbasnya adalah Solo. Padahal kejadian tersebut bukan di Kota Solo.

"Yo, kono Boyolali kon evaluasi. Pokok e metu seko Solo wes aman, iya to," kata putra sulung Presiden Jokowi tersebut.

Baca Juga: Ribuan Suporter PSS Sleman Menuju Solo, Polres Klaten Kerahkan 746 Personel Amankan Jalur

Gibran menegaskan akan bertanggung jawab jika kejadian tersebut ada di wilayah Kota Solo.

"Nek salahe neng Solo, sing tanggung jawab aku," tandas dia.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mandala FC Juara Turnamen Sepak Bola U40+ Karanganyar

Senin, 26 September 2022 | 07:41 WIB
X