Jelang APG 2022: Disiapkan 130 Bus, Penginapan Atlet Berbagai Negara Dibagi Per Cabang Olahraga

- Jumat, 1 Juli 2022 | 16:05 WIB
Ketua Inaspoc Gibran Rakabuming Raka berbincang dengan Ketua Umum National Paralympic Committe (NPC) Indonesia Senny Marbun di sela penandatanganan MoU dengan APSF di Solo, Jumat (1/7/2022). (SMSolo/Setyo Wiyono)
Ketua Inaspoc Gibran Rakabuming Raka berbincang dengan Ketua Umum National Paralympic Committe (NPC) Indonesia Senny Marbun di sela penandatanganan MoU dengan APSF di Solo, Jumat (1/7/2022). (SMSolo/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Sekitar 1.800 atlet dan ofisial dari 11 negara bakal meramaikan persaingan pada ASEAN Para Games (APG) 2022 di Indonesia, 30 Juli-6 Agustus 2022 mendatang.

Sebagian besar dari mereka akan tinggal di Solo dan sekitarnya yang menjadi pusat penyelenggaraan pesta olahraga disabilitas terbesar se-Asia Tenggara itu.

Sementara sebagian kecil lainnya berada di Semarang, mengingat cabang renang digelar di Kolam Renang kompleks Stadion Jatidiri.

Baca Juga: Inaspoc Teken MoU dengan APSF, Persiapan ASEAN Para Games 2022 Sudah Matang

‘’Jumlah atlet yang terdaftar di Inaspoc hingga saat ini 1.283 orang dari 11 negara, plus ofisialnya total menjadi 1.800-an orang. Tapi kepastiannya pada Minggu (3/6/2022) nanti, saat pre delegation regristration meeting,’’ kata Sekjen Indonesia ASEAN Para Games Organizing Committee (Inaspoc) Rima Ferdianto, Jumat (1/7/2022).

Pada pertemuan Minggu nanti, akan didaftar ulang mengenai jumlah awak kontingen dari 11 negara peserta. Masih ada kemungkinan penambahan dan pengurangan atlet, serta memetakan transportasi yang akan digunakan.

Protokol kesehatan selama penyelenggaraan APG di Solo Raya dan Semarang juga akan dijelaskan kepada delegasi seluruh kontingen.

Baca Juga: Jelang APG 2022, Gibran: Semua Venues Sudah Dikunci. Berikut Daftar Arenanya

Ketua Inaspoc Gibran Rakabuming Raka menjelaskan, 130 bus disiapkan untuk transportasi para atlet dan ofisial yang akan bersaing pada APG 2022. Pihaknya sudah membicarakan hal tersebut dengan Kementerian Perhubungan.

‘’Bus-bus itu ada yang khusus untuk atlet berkursi roda dan yang tidak. Juga masih ada cadangannya. Sedangkan untuk kedatangan di Bandara Adi Soemarmo, memang ada pemberangkatan haji. Sudah kami rapatkan, tak ada masalah,’’ kata Gibran.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X