Yahya Hernanda, Sarjana Pendidikan yang Pegang Komando Timnas Sepak Bola CP APG 202

- Sabtu, 30 Juli 2022 | 18:56 WIB
Kapten Timnas sepak bola CP NPC Indonesia Yahya Hernanda melepas tendangan pada latihan di Stadion Sriwedari Solo, Sabtu (30/7/2022). (SMSolo/dok Inaspoc)
Kapten Timnas sepak bola CP NPC Indonesia Yahya Hernanda melepas tendangan pada latihan di Stadion Sriwedari Solo, Sabtu (30/7/2022). (SMSolo/dok Inaspoc)

Di sisi lain, dia menyadari kemungkinan ada sedikit nervous bagi timnya pada laga perdana, mengingat sekitar lima tahun mereka tidak bertanding di kancah internasional.

Baca Juga: Jelang APG 2022: Timnas Sepak Bola CP Tundukkan R2, Selepas Kalah dari PFA

‘’Mungkin sedikit demam panggung, tapi saya akan kuatkan mental teman-teman agar main lepas. Sebab, kami bertanding di rumah sendiri,’’ tutur pemain berpostur tinggi 170 cm dan berat 60 kg itu.

Yahya lahir di Martapura, 26 November 1996. Sejak duduk di bangku SD Lokabat 2 Banjarbaru, suami Resma Yanti Safitri tersebut telah suka mengolah bola di lapangan rumput.

Pernah mengikuti seleksi tim Kabupaten Banjar untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan, namun alumnus MTS Ihya Ulummuddin Banjarbaru dan MAN 2 Martapura itu, tak lolos.

Baca Juga: Uji Coba Jelang APG 2022. Menang, Tapi Timnas Sepak Bola CP Banyak Kebobolan

Dia juga pernah memperkuat tim futsal di kampusnya, UIN Antasari Banjarmasin, sebelum bertemu sejumlah pengurus National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, termasuk dokter Ferry Kustono.

Yahya kemudian diminta bergabung dengan tim futsal Kalimantan Selatan untuk bertanding pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) di Riau tahun 2012. Waktu itu, Peparnas menggelar cabang futsal tunadaksa, belum ada cabang olahraga sepak bola CP. Medali perunggu digenggamnya.

Momentum itulah yang kemudian membawanya ke arena olahraga disabilitas. Pada 2016, dia diminta mengikuti seleksi pembentukan tim pelatnas sepak bola CP untuk menghadapi single event di Singapura. Hasilnya, Indonesia menjadi yang tertangguh di antara kontestan lain, yakni tuan rumah Singapura dan Thailand.

Baca Juga: APG 2020: Turun di 150 Nomor, Para Atletik Indonesia Memburu 35 Medali Ema

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X