Acungkan Keris Buka APG 2022, Wapres: Para Games Adalah Ajang yang Istimewa…

- Sabtu, 30 Juli 2022 | 23:10 WIB
Wapres Ma'rif Amin mencabut keris dari sarungnya sebagai rangkaian opening ceremony ASEAN Para Games (APG) 2022 di Stadion Manahan Solo, Sabtu (30/7/2022). (SMSolo/tangkapan layar youtube)
Wapres Ma'rif Amin mencabut keris dari sarungnya sebagai rangkaian opening ceremony ASEAN Para Games (APG) 2022 di Stadion Manahan Solo, Sabtu (30/7/2022). (SMSolo/tangkapan layar youtube)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – ASEAN Para Games (APG) 2022 resmi dibuka Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin di Stadion Manahan Solo, Sabtu (30/7/2020) malam.

Wapres menandai pembukaan pesta olahraga disabilitas Asia Tenggara itu dengan mencabut keris dari sarungnya, kemudian mengacungkannya ke atas.

‘’Para Games adalah ajang istimewa karena menjadi sumber inspirasi bagi kita semua akan makna tentang kesetaraan. Para Games merupakan sesuatu yang istimewa karena atlet Para Games adalah atlet-atlet terbaik yang berjuang untuk mengharumkan nama negaranya,’’ kata Wapres, dalam sambutannya.

Baca Juga: Yahya Hernanda, Sarjana Pendidikan yang Pegang Komando Timnas Sepak Bola CP APG 202

Wapres berharap, APG 2022 akan semakin mempererat hubungan persahabatan negara-negara dan masyarakat ASEAN. Dia juga menaruh harapan, multievent olahraga itu akan menjadikan komunitas ASEAN semakin inklusif dan tangguh.

Usai sambutan dan mengacungkan keris, maskot APG 2022 yakni Rajamala muncul dari cangkang putih disambut aplaus belasan ribu hadirin dan penonton di Stadion Manahan.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terlibat langsung dalam prosesi opening ceremony itu. Berkalung kendang, Ganjar naik panggung dan terlibat dialog dengan penyanyi Endah Laras dan komika Dodit Mulyanto.

Baca Juga: Petembak Hanik dan Pebalap Sepeda Fadli Imammudin akan Sulut Obor APG 2022

Mereka kemudian mendendangkan lagu Bengawan Solo bersama penyanyi cilik tunanetra, Ardha Krisna.

Selanjutnya, tampil defile kontingen peserta diawali Brunei Darussalam yang berkekuatan 13 atlet, Kamboja (112 atlet), Laos (37 atlet), Malaysia (70 atlet), Myanmar (69 atlet), Filipina (144 atlet).

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X