Sejumlah 127 Atlet Tetap Melanjutkan Pelatnas Hadapi APG Kamboja dan Paralimpiade Paris

- Minggu, 7 Agustus 2022 | 18:53 WIB
Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun, didampingi Wakil Sekjen Rima Ferdianto dan Ketua Bidang Litbang Sapta Kunya Purnama (kiri) memberi penjelasan tentang kelanjutan pelatnas usai APG 2022, Minggu (7/8/2022). (SMSolo/Setyo Wiyono)
Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun, didampingi Wakil Sekjen Rima Ferdianto dan Ketua Bidang Litbang Sapta Kunya Purnama (kiri) memberi penjelasan tentang kelanjutan pelatnas usai APG 2022, Minggu (7/8/2022). (SMSolo/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Tuan rumah Indonesia memenuhi target merebut gelar juara umum ASEAN Para Games (APG) 2022 di Solo Raya dan Semarang, yang resmi ditutup Presiden Joko Widodo, Sabtu (6/8) malam.

Tim Merah Putih bahkan jauh melampaui target awal yakni memburu 104 medali emas. Perolehan kontingen Indonesia pada pesta olahraga disabilitas terakbar se-Asia Tenggara itu mencapai 175 medali emas, 144 perak dan 107 perunggu, berdasarkan perhitungan akhir klasemen.

Posisi tersebut dibuntuti Thailand di peringkat kedua dengan 117 medali emas, 113 perak dan 88 perunggu, disusul Vietnam pada urutan ketiga dengan 65 medali emas, 62 perak dan 55 perunggu.

Baca Juga: Tutup APG 2022, Presiden Jokowi: Sampai Jumpa di Kamboja

Secara keseluruhan terdapat 455 medali emas, 408 perak dan 363 perunggu yang diraih atlet-atlet peserta dari 11 negara pada APG 2022 tersebut.

‘’Kami bersyukur atas hasil capaian luar biasa ini Tidak hanya menembus target, tapi melompat ke angkasa,’’ kata Ketua Umum National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun didampingi Wakil Sekjen Rima Ferdianto di Solo, Minggu (7/8).

Secara terpisah, Ketua Chief de Mission (CdM) Indonesia Andi Herman menyebut, kontingen Merah Putih melampaui target pada delapan cabang olahraga. Cabang-cabang itu adalah para atletik, para bulutangkis, para catur, para angkat berat, para renang, para panahan, blind judo, dan para tenis meja.

Baca Juga: APG 2022 Berakhir, 175 Medali Emas Jadi Raihan Terbesar Indonesia

‘’Cabang yang lainnya, boccia dan voli duduk, sesuai prediksi mendapat mendapat (satu) emas. Yang meleset sepak bola CP (cerebral palsy), target emas tapi mendapat perak. Yang tidak ditargetkan emas (goalball, basket kursi roda dan tenis kursi roda-red), bukan karena pesimistis, tapi kami realistis,’’ jelas Andi Herman.

Kendati sukses meraih hasil besar pada APG 2022, para atlet dan ofisial Indonesia tidak berlama-lama terlibat euforia, mengingat ada serangkaian multievent yang juga penting ke depan. Yakni APG Ke-12 di Kamboja pada Juni 2023, Asian Para Games 2023 di Hangzhou, China, serta Paralimpiade 2024 di Paris, Prancis.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mandala FC Juara Turnamen Sepak Bola U40+ Karanganyar

Senin, 26 September 2022 | 07:41 WIB
X