Usai Adu Kebut Portugal, Fadli Fokus Digembleng di Velodrome Manahan

- Selasa, 22 Juni 2021 | 14:20 WIB
Pebalap pelatnas NPCI Muhammad Fadli Imammuddin.(SMSolo/Setyo Wiyono) (Setyo Wiyono)
Pebalap pelatnas NPCI Muhammad Fadli Imammuddin.(SMSolo/Setyo Wiyono) (Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Adu kebut nomor-nomor track menjadi pilihan bagi pebalap sepeda Muhammad Fadli Imammuddin pada Paralympic Games Tokyo 2021.

Karena itu, atlet pelatnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) yang menjalani trinaining camp (TC) di Solo tersebut, bakal lebih banyak digembleng di velodrome.

‘’Ya, kami konsentrasikan Fadli dan Marthin Losu untuk nomor track. Sebagian besar program akan dilakukan di velodrome Manahan ,’’ kata pelatih pelatnas para cycling atau balap sepeda NPCI, Fadilah Umar, Selasa (22/6/2021).

Baca Juga: Cabut Status Darurat Covid-19, Jepang Mulai Kendorkan Pembatasan

Doktor ilmu olahraga pada Fakultas Keolahragaan (FKor) UNS Surakarta itu menambahkan, kendati lebih banyak di velodrome, namun dua pebalap pelatnas tetap menjalani sesi latihan di jalan raya.

‘’Daya tahan fisik, tetap menggunakan latihan di jalan raya. Tapi porsinya dikurangi, mungkin hanya satu-dua kali di jalan, dalam sepekan. Itu pun lebih banyak jalan datar,’’ jelas Umar.

Sebelumnya, Fadli dan Marthin mengikuti kejuaraan dunia Para Cycling Road World Championships Cascais, Portugal, 9-13 Juni 2021.

Baca Juga: Warganet Teriak Google Down! Dikira Hapenya yang Rusak

Fadli menempati peringkat sembilan pada nomor individual time trial (ITT) dan road race, sementara rekannya Marthin Losu terlempar dari urutan sepuluh besar.

Menurut Umar, Fadli yang juga mantan juara balap motor Asia telah memastikan satu tiket menuju Paralympic Tokyo yang rencananyadiselenggarakan 24 Agustus-5 September 2021.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

X