Livoli Divisi Utama 2022. Ini Fakta Vita: Tiga Kali Promosi, Dua Kali Degradasi

- Senin, 26 September 2022 | 14:36 WIB
Quicker remaja tim putri Vita Solo  Khansa Naila Nurnakaeisha melepas pukulan, diblok Shindy Sasgia Dwi Yuniar Liswanti pada latihan di GOR voli Sumber Solo. (SMSolo/Setyo Wiyono)
Quicker remaja tim putri Vita Solo Khansa Naila Nurnakaeisha melepas pukulan, diblok Shindy Sasgia Dwi Yuniar Liswanti pada latihan di GOR voli Sumber Solo. (SMSolo/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – GOR Tawangalun Banyuwangi bakal menjadi penentu awal perjalanan lanjut tim Vita Solo di arena Kejurnas Liga Voli Nasional (Livoli) tahun 2022 ini.

Jika mampu memetik minimal dua kemenangan pada pertarungan Grup DD di Tawangalun, 11-16 Oktober nanti, maka klub amatir Vita bakal memastikan tetap bertahan di kasta Livoli Divisi Utama.

Namun kalau tak kuasa membendung kemampuan tim tim rival di fase penyisihan grup tersebut, maka Vita Solo bisa kembali terpelanting ke Livoli Divisi 1 pada musim 2023. Sebagai catatan, tim penghuni dasar klasemen pada fase penyisihan grup nanti, bakal langsung terdegradasi.

Baca Juga: Adu Gebug Segera Dimulai. Putri Bank Jatim dan Petrokimia Pembuka Livoli Divisi Utama 2022

Karena itu, pelatih tim putri Vita, Agus Suyanto meminta awak timnya untuk benar-benar fokus, agar tidak kalah pada duel di Banyuwangi nanti.

‘’Tentu saja, kami tak ingin kembali terdegradasi ke Livoli Divisi 1. Maka, seluruh anggota tim harus berusaha maksimal mencari angka pada setiap laga,’’ tandas guru olahraga SMAN 1 Solo itu, Senin (26/9/2022).

Perjalanan Vita Solo memang panjang dan berliku diarena Livoli, sebelum akhirnya bertahan di Divisi Utama 2019 hingga sekarang.

Baca Juga: Livoli Divisi Utama: Tak Beruntung, Vita Solo Justru Bertanding di Banyuwangi

Fakta menyebutkan, klub amatir yang bermarkas di lapangan Penumping Solo dan menggembleng tim yunior-senior di GOR voli Sumber itu, tiga kali menjadi tim promosi pada Livoli Divisi Utama.

Sebaliknya, klub yang berdiri tahun 1950-an atas prakarsa almarhum Haryono tersebut juga pernah menelan pil pahit, dua kali mengalami degradasi ke Divisi 1.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

670 Atlet Bertarung pada Kejurnas Bridge di Solo

Rabu, 30 November 2022 | 08:51 WIB
X