Emas Greysia/Apriyani Memacu Semangat Tim Bulutangkis NPC Indonesia ke Paralimpiade Tokyo 2020

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 12:58 WIB
Pebulutangkis pelatnas NPC Indonesia Suryo Nugroho mengembalikan shuttlecock dalam sebuah latihan. (SMSolo/Setyo Wiyono)
Pebulutangkis pelatnas NPC Indonesia Suryo Nugroho mengembalikan shuttlecock dalam sebuah latihan. (SMSolo/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Sukses Greysia Polii/Apriyani Rahayu membawa pulang medali emas dari Olimpiade Tokyo 2020, memacu semangat tim pelatnas bulutangkis National Paralympic Committee (NPC) Indonesia.

Para awak tim yang saat ini mempersiapkan diri dalam training camp (TC) pelatnas di Solo itu, bertekad menyusul prestasi Greysia/Apriyani.

Para pebulutangkis difabel tersebut akan bertarung pada Paralympic Games atau Paralimpiade Tokyo 2020 yang rencananya digelar pada 24 Agustus-5 September 2021.

Baca Juga: Olimpiade Tokyo 2020: Greysia/Apriyani dan Ginting Dongkrak Peringkat Indonesia

‘’Saya dan teman-teman menjadi sangat termotivasi atas capaian Greysia Polii/Apriyani Rahayu dan Anthony Sinisuka Ginting. Mudah-mudahan kami juga mampu membawa pulang medali emas dari Paralimpiade di Tokyo nanti,’’ kata Suryo Nugroho, pebulutangkis tunggal putra klasifikasi disabillitas SU5, Rabu (4/8/2021).

Pebulutangkis peringkat tiga dunia untuk kelas SU5 itu menyebut daya juang dan permainan total ketiga atlet bulutangkis di partai final dan perebutan tempat ketiga Olimpiade, Senin (2/8/2021), patut ditiru.

Disinggung mengenai perkiraan persaingan di Paralimpiade Tokyo 2020, Suryo menyebut seluruh pertandingan akan dihadapinya bak partai final.

Baca Juga: Vaksinasi Pedagang Pasar Tradisional di Boyolali Berlanjut, Warga sekitar Juga Boleh. Ini Syarat dan Jadwalnya

‘’Memang saya sudah pernah bertemu dengan para pebulutangkis di peringkat-peringkat atas SU5 di berbagai kejuaraan, baik ASEAN Para Games (APG), Asian Games, maupun World Championship. Namun baru pertama kali nanti, bulutangkis digelar di Paralympic Tokyo. Tentu auranya berbeda,’’ ujar atlet NPCI Jateng dari Karanganyar itu.

Ada tujuh pebulutangkis Indonesia yang telah memastikan tiket menuju Paralympic Tokyo 2020.

Mereka adalah Fredy Setiawan, Hari Susanto, Dheva Anrimusthi, Suryo Nugroho, Ukun Rukaendi, serta Leani Ratri Oktila dan Khalimatus Sadiyah.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Prihanto Yakin Persika Tetap akan Berkembang

Senin, 29 November 2021 | 16:13 WIB
X