Paralympic Tokyo 2020: Bulutangkis Berpeluang All Indonesia Final

- Senin, 16 Agustus 2021 | 21:36 WIB
Para atlet pelatnas bulutangkis National Paralympic Committee (NPC) Indonesia beserta pelatih dan manajer, saat berpose dengan Rektor UNS Surakarta Prof Dr Jamal Wowoho, beberapa waktu lalu. (SMSolo/Setyo Wiyono)
Para atlet pelatnas bulutangkis National Paralympic Committee (NPC) Indonesia beserta pelatih dan manajer, saat berpose dengan Rektor UNS Surakarta Prof Dr Jamal Wowoho, beberapa waktu lalu. (SMSolo/Setyo Wiyono)

SOLO, suaramerdeka-solo.com – Tim bulutangkis Merah-Putih berpeluang menggapai all Indonesia final pada Paralimpiade atau Paralympic Games Tokyo 2020, yang digelar 24 Agustus-5 September 2021.

Gambaran itu terutama pada nomor tunggal putra kelas disabilitas SU5. Ada dua pebulutangkis papan atas pelatnas National Paralympic Committee (NPC) Indonesia yang lolos di kelas itu.

Dua pebulutangkis di kelas sama tersebut, selama ini digembleng di Solo, yakni Dheva Anrimusthi yang menempati peringkat pertama dunia dan Suryo Nugroho di posisi tiga dunia.

Baca Juga: Bonus Kuliah Gratis Hingga S3 di UNS, Prof Jamal: Syaratnya Meraih Medali Paralympic Tokyo 2020

‘’Peluang untuk all Indonesia final, ada. Tetapi pada jenjang Paralympic yang merupakan multievent olahraga disabilitas terbesar duni, kami tidak ingin menerka-nerka. Sebab, peningkatan kemampuan tim-tim lawan juga mencolok,’’ kata manajer tim bulutangkis NPC Indonesia, Sapta Kunta Purnama.

Hal senada juga disampaikan pelatih pelatnas, Jarot Hernowo. Menurutnya, sejumlah atlet tunggal tim rival di kelas SU5 kini juga menunjukkan kemampuan, terutama peringkat dua dunia asal Malaysia, Liek Hou Cheah.

‘’Pertarungan di tingkat Paralympic tentu sangat berat. Tak hanya teknik dan strategi, tapi juga mental. Mudah-mudahan mereka berjuang maksimal dan bisa all Indonesia final,’’ tutur Jarot.

Baca Juga: UNS Diminta Mencanangkan Diri Jadi Puslitbang Olahraga Disabilitas

Bulutangkis yang baru kali pertama digelar dalam pesta olahraga disabilitas terbesar sejagat itu, menjadi tumpuan Indonesia dalam memburu medali emas pada Paralympic Tokyo 2020.

Tujuh pebulutangkis bakal bertarung di Tokyo. Selain Dheva dan Suryo, atlet lain yang berada dalam satu kelas adalah Leani Ratri Oktila dan Khalimatus ‘’Alim’’ Sadiyah di tunggal putri SL4. Namun keduanya juga akan turun di nomor ganda putri.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Prihanto Yakin Persika Tetap akan Berkembang

Senin, 29 November 2021 | 16:13 WIB
X