Paralympic Tokyo 2020: Fadli Konsentrasi Adu Kebut di IP 4.000 M

- Rabu, 18 Agustus 2021 | 11:29 WIB
Pebalap sepeda Muhammad Fadli Imammuddin menjalani latihan roll dipantau pelatih Fadilah Umar di kampung atlet Paralympic Tokyo 2020, Rabu (18/8/2021) pagi WIB. (SMSolo/dok NPC Indonesia)
Pebalap sepeda Muhammad Fadli Imammuddin menjalani latihan roll dipantau pelatih Fadilah Umar di kampung atlet Paralympic Tokyo 2020, Rabu (18/8/2021) pagi WIB. (SMSolo/dok NPC Indonesia)

TOKYO, suaramerdeka-solo.com – Pebalap sepeda Muhammad Fadli Imammuddin bakal bersaing di nomor-nomor track pada Paralimpiade atau Paralympic Tokyo 2020.

Pebalap yang masuk klasifikasi disabilitas MC4 paracycling itu akan turun di nomor 1.000 meter dan individual pursuit (IP) 4.000 meter pada gelaran di Tokyo, 24 Agustus-5 September 2021.

‘’Memang pebalap ada kewajiban turun minimal di nomor lomba. Tapi sejak awal, Fadli lebih fokus di nomor IP 4.000 meter,’’ kata pelatih pelatnas paracycling National Paralympic Committee (NPC) Indonesia, Fadilah Umar dalam komunikasi whattsapp, Rabu (18/8/2021).

Baca Juga: HUT Ke-76 Kemerdekaan RI Jadi Motivasi Atlet Berjuang di Paralympic Tokyo 2020

Nomor track tersebut memang lebih difokuskan dalam training center (TC) pelatnas proyeksi Paralympic 2020 di Solo, sejak Oktober 2020 silam.

Selain berlatih di jalan raya untuk peningkatan strength dan endurance, pebalap kelahiran 25 Juli 1984 tersebut lebih banyak digembleng di velodrome Manahan. Lalu pada akhir Juli 2021, Fadli juga sempat berlatih selama dua hari di velodrome tertutup Rawamangun Jakarta.

‘’Pada latihan di Rawamangun, catatan waktu Fadli berkisar 4-5 menit untuk IP 4.00 meter. Sedangkan untuk 1.000 meter, lebih dari satu menit, karena konsentrasi dia memang di IP 4.00 meter,’’ tutur Fadilah Umar.

Baca Juga: Paralympic Tokyo 2020: Bulutangkis Berpeluang All Indonesia Final

Pria yang juga dosen Fakultas Keolahragaan (FKor) UNS Surakarta itu mengungkapkan, persaingan berat harus dihadapi Fadli pada adu kebut di Izu velodrome, 26-27 Agustus 2021. Velodrome itu berada di Izu City, Shizouka, sekitar dua jam perjalanan darat dari Paralympic Athlete Village di Tokyo.

‘’Pebalap Metelka dari Slovakia, hingga saat ini masih menjadi yang tercepat di IP 4.000 meter dengan catatan waktu 4,20 menitan. Tapi kalau Fadli bisa mencapai waktu seperti dalam latihan di Rawamangun, paling tidak dia bisa bersaing untuk menembus tiga besar,’’ jelas Fadilah Umar.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

X