Bersiap Buru Emas Peparnas, 40 Perenang Jawa Tengah Digembleng di Kawasan Ponggok

- Sabtu, 28 Agustus 2021 | 12:28 WIB
Perenang pelatda NPCI Jateng mengasah kemampuan di kolam renang Tirta Kamandanu kawsan Ponggok, Klaten, Sabtu (28/8/2021). (SMSolo/Setyo Wiyono)
Perenang pelatda NPCI Jateng mengasah kemampuan di kolam renang Tirta Kamandanu kawsan Ponggok, Klaten, Sabtu (28/8/2021). (SMSolo/Setyo Wiyono)

KLATEN, suaramerdeka-solo.com – Empat puluh perenang digembleng dalam pelatda National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jawa Tengah guna menghadapi Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) Papua 2020.

Mereka menjalani training camp (TC) di kolam renang Tirta Kamandanu kawasan Ponggok, Klaten untuk berkompetisi pada Peparnas yang rencananya digelar di Papua, 2-15 November 2021.

‘’Empat puluh perenang mulai kelas S6 hingga S15. Kami bekerja keras untuk mencapai target berkisar 10-12 medali emas. Kami juga masih menghitung-hitung lagi, karena sepertinya ada beberapa nomor yang tidak ada peserta di luar Jawa Tengah,’’ kata salah seorang pelatih pelatda renang, Agni Herarta Anindya Satria.

Baca Juga: Polda Jateng Siap Amankan Pertandingan Liga 1 dan 2

Padahal, syarat untuk menyelenggarakan satu nomor pada Peparnas Papua 2020 adalah diikuti minimal tiga atlet dari dua provinsi peserta.

Sejumlah atlet menjadi andalan dalam perburuan medali emas pada pesta olahraga disabilitas terbesar nasional itu.

Mereka antara lain Agus Ngaimin di nomor 200 meter bebas, Toif Fauzi dan Handoyo di nomor 50 dan 100 meter bebas, serta Tara dan Rafi pada 50 dan -100 meter gaya bebas.

Baca Juga: Paralympic Tokyo 2020: Saptoyoga Raih Medali Perunggu Sprint 100 Meter

‘’Tim pesaing terberat secara umum adalah tuan rumah Papua dan Jawa Barat. Tapi kami tak pandang remeh kekuatan tim lain, seperti Kalimantan Selatan dan Sumatera Selatan,’’ ujar Agni Herarta.

Pesaing terberat secara umum adalah tuan rumah Papua dan Jawa Barat. Namun dirinya tidak mengecilkan kekuatan kontingen-kontingen lain seperti Kalsel dan Sumsel.

Progres pada atlet pelatda secara umum terus meningkat hingga kisaran 70-80 persen pada pelatda yang kini memasuki fase prakompetisi.

Baca Juga: Tundukkan Bourdonnaye, Komet Akbar Susul David Jacobs ke Delapan Besar Tenis Meja Paralympic Tokyo 2020

Namun karena masih dalam situasi pandemi Covid-19, tim renang Jawa Tengah tidak dijadwalkan menjalani try in maupun try out.

‘’Kami lebih banyak melakukan tes catatan waktu para atlet, maksimal dua kali sepekan,’’ jelas Agni Herarta.*

Halaman:
1
2

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Aslam dari Klaten Menangi Horseback Archery Jateng

Senin, 24 Januari 2022 | 12:42 WIB

Proliga 2022: Kembali Bangkit, LavAni Raih Poin Penuh

Senin, 24 Januari 2022 | 06:49 WIB

Proliga 2022: Juara Bertahan Samator Hempaskan LavAni

Sabtu, 22 Januari 2022 | 21:48 WIB
X