Perunggu Bersama, Petenis Meja David Jacobs Tambah Medali Indonesia di Paralympic Tokyo 2020

- Sabtu, 28 Agustus 2021 | 17:22 WIB
David Jacobs (SMSolo/dok NPC Indonesia)
David Jacobs (SMSolo/dok NPC Indonesia)

TOKYO, suaramerdeka-solo.com - Dewan pengurus International Paralympic Committee (IPC) memutuskan tidak ada perebutan juara ketiga pada para tenis meja Paralympic Tokyo 2020.

Hal itu membuat petenis meja Indonesia David Jacobs mendapatkan medali perunggu bersama atlet Montenegro, Filip Radovic.

Pada semifinal tenis meja kelas TT10 di Tokyo Metropolitan Gymnasium, David Jacobs kalah dari Mateo Boheas (Prancis), 2-3. Sedangkan Radovic menyerah 1-3 dari atlet Polandia Patryk Chojnowski.

Baca Juga: Paralympic Tokyo 2020: Kalah dari Mateo Boheas, David Jacobs Gagal ke Final

‘’Kami mengapresiasi pencapaian David yang telah mendapatkan perunggu di nomor tunggal, karena sebenarnya target Indonesia pada tenis meja di nomor beregu. Semoga nanti di nomor beregu, David dan Komet Akbar bisa mendapatkan medali lebih dari perunggu,’’ pelatih para tenis meja Indonesia, Rima Ferdianto.

Rima Ferdianto melalui keterangan pers National Paralympic Committee (NPC) Indonesia menyebutkan, Dewan Pengurus IPC menyetujui permintaan International Table Tennis Federation (ITTF) untuk menghapus pertandingan perebutan juara ketiga, Sabtu (28/8/2021).

Baca Juga: Pimpin Rapat Persiapan PON Papua, Kapolri : Perlu Langkah Ekstraordinary Cegah Covid

‘’BREAKING: David Jacobs is Indonesia’s #INA TIRD medalist in #Tokyo2020 #Paralympics

IPC Governing Board approved ITTF’s request to remove the third-place play-off in all medal events and award bronze to both the losing semi-finalist.’’

Demikian informasi yang disampaikan secara tertulis kepada para awak media di Indonesia.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Prihanto Yakin Persika Tetap akan Berkembang

Senin, 29 November 2021 | 16:13 WIB
X