Kreativitas Anak Muda dan Digitalisasi Ekonomi Pedesaan

- Rabu, 15 Desember 2021 | 09:52 WIB
Yonatan Vari (dok)
Yonatan Vari (dok)

Start-up diperlukan dalam menjembatani jarak (gap) antara masyarakat pedesaan dan perkembangan teknologi.

Peran anak muda dalam melihat peluang bisnis, potensi produk di pedesaan, melakukan branding terhadap produk, melakukan analisis terhadap situasi pasar, serta pemasaran produk secara luas, merupakan modal yang penting.

Baca Juga: Kembali Kalah dalam Sengketa Lahan Sriwedari, Pemkot Surakarta Susun Strategi Baru

Pembentukan start-up bukan saja membantu meningkatkan ekonomi di pedesaan,tapi di sisi lain juga memberi kesempatan kepada anak muda untuk mempraktikkan ilmu yang diperoleh dari kampus.

Program yang kini diterapkan di perguruan tinggi, yakni kampus merdeka mungkin menjadi awal yang baik untuk mendorong mahasiswa lebih kreatif, termasuk kreativitas membuat start-up demi mendongkrak produk pedesaan ke kancah global.

Progam Kemah Budaya Kaum Muda (KBKM) yang beberapa waktu lalu dilaksanakan Kemendikbud Ristek, merupakan salah satu program pemerintah yang mendorong kaum muda mengambil inisiatif untuk berkreasi serta berkompetisi.

Tujuannya, menjawab berbagai tantangan pemajuan kebudayaan dengan memanfaatkan kekayaan wawasan di bidang STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics) dan Revolusi Industri 4.0, agar kebudayaan kita selalu siap dalam menghadapi tantangan di masa depan (kebudayaan.kemdikbud.go.id)

Baca Juga: Upaya Miskinkan Bandar Narkoba, Usai Jalani Hukuman Kasus Narkoba, Lalu Dijerat Pasal TPPU

Program KBKM yang digelar Pemerintah pada 2021, berfokus pada permasalahan yang dihadapi desa untuk dipecahkan melalui pendekatan STEAM atau Revolusi Industri 4.0.

Program KBKM untuk mendorong anak muda berperan pada pembangunan desa merupakan hal positif bagi mereka untuk mempraktikkan berbagai kreasi dan keterampilan yang dimiliki, guna menciptakan ekonomi kreatif.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Keamanan Digital

Rabu, 11 Januari 2023 | 16:30 WIB

Implementasi Kurikulum Merdeka

Senin, 5 Desember 2022 | 16:27 WIB

Wahyu Cakraningrat dalam Muktamar Ke-48 Muhammadiyah

Kamis, 10 November 2022 | 11:18 WIB

Platform Merdeka Mengajar

Rabu, 2 November 2022 | 16:34 WIB

LaDaRa Indonesia

Jumat, 12 Agustus 2022 | 13:44 WIB

Menebarkan Pustaka Maya

Selasa, 26 Juli 2022 | 15:36 WIB

NU, PKS dan Kitab Kuning

Rabu, 8 Juni 2022 | 11:25 WIB

Assesmen Nasional Pendidikan

Kamis, 28 April 2022 | 10:27 WIB

Membangun 'Kemesraan' NU-PKS

Senin, 11 April 2022 | 15:05 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Pendidikan

Jumat, 8 April 2022 | 16:50 WIB

Menyambut SPBE Kemendikbudristek

Sabtu, 12 Maret 2022 | 20:21 WIB

Menanti Wamendikbud Ristek

Kamis, 17 Februari 2022 | 14:01 WIB
X