Akselerasi Transformasi Digital Pendidikan

- Jumat, 8 April 2022 | 16:50 WIB
. (SMSolo/dok)
. (SMSolo/dok)

Kedua, upaya membangun lembaga pemerintahan digital yang terbuka dan terintegrasi untuk meningkatkan pelayanan publik. Berbagai akses pemerintah mulai ada perubahan, semula konvensional menjadi serba digital.

Perubahan itu memaksa aparatur birokrasi melakukan up-grade kemampuan tentang perkembangan digital melalui peran dan fungsi dunia pendidikan.

Ketiga, mengubah Indonesia dari negara konsumen menjadi negara produsen teknologi. Kesadaran digital kini menjadi penting. Berberapa cara dilakukan melalui investasi di berbagai platform, produk dan sistem yang memiliki nilai kepentingan strategis nasional dengan menetapkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN).

Masing-masing memiliki nilai kuantitatif yang menjadi target mencapai arus transformasi digital.

Baca Juga: Kelangkaan Pupuk Kimia Bersubsidi, Hikmah Mengembalikan Kompos pada Peran Utamanya

Keempat, melakukan harmonisasi regulasi dan meningkatkan pendanaan untuk memajukan inovasi. Kesadaran itu muncul, mengingat pentingnya payung regulasi dan ketersediaan blended atau
campuran pembiayaan untuk memberi dukungan terhadap pengembangan digitalisasi Indonesia.

Kelima, meningkatkan kapabilitas digital pada sektor prioritas. Hal itu untuk memperkuat daya saing geostrategis dan mendorong pertumbuhan yang berkualitas.
Keenam, membangun budaya digital dan memanfaatkan bonus demografi serta memberdayakan rakyat Indonesia untuk mengembangkan dunia digital.

Peran dunia Pendidikan memegang kunci penting dalam mencerdaskan kehidupan digital rakyat Indonesia. Dunia Pendidikan punya peran dalam membangun kesadaran rakyat untuk mempergunakan segala yang berkaitan dengan perangkat digital secara dewasa.

Baca Juga: Kode Etik Pengembang Teknologi Pembelajaran

Menariknya, agenda mewujudkan transformasi digital yang inklusif telah dipetakan 100 inisiatif pertama pada 10 sektor prioritas. Yakni transportasi dan pariwisata, perdagangan, jasa keuangan, media dan hiburan.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Genom dan Presisi Terhadap Penyakit

Senin, 6 Februari 2023 | 08:48 WIB

Keamanan Digital

Rabu, 11 Januari 2023 | 16:30 WIB

Implementasi Kurikulum Merdeka

Senin, 5 Desember 2022 | 16:27 WIB

Wahyu Cakraningrat dalam Muktamar Ke-48 Muhammadiyah

Kamis, 10 November 2022 | 11:18 WIB

Platform Merdeka Mengajar

Rabu, 2 November 2022 | 16:34 WIB

LaDaRa Indonesia

Jumat, 12 Agustus 2022 | 13:44 WIB

Menebarkan Pustaka Maya

Selasa, 26 Juli 2022 | 15:36 WIB

NU, PKS dan Kitab Kuning

Rabu, 8 Juni 2022 | 11:25 WIB

Assesmen Nasional Pendidikan

Kamis, 28 April 2022 | 10:27 WIB

Membangun 'Kemesraan' NU-PKS

Senin, 11 April 2022 | 15:05 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Pendidikan

Jumat, 8 April 2022 | 16:50 WIB

Menyambut SPBE Kemendikbudristek

Sabtu, 12 Maret 2022 | 20:21 WIB

Menanti Wamendikbud Ristek

Kamis, 17 Februari 2022 | 14:01 WIB
X