Membangun 'Kemesraan' NU-PKS

- Senin, 11 April 2022 | 15:05 WIB
Ali Hufroni, anggota DPRD Kabupaten Boyolali dari Partai Keadilan Sejahtera (SMSolo/dok)
Ali Hufroni, anggota DPRD Kabupaten Boyolali dari Partai Keadilan Sejahtera (SMSolo/dok)

oleh:

Ali Hufroni (Anggota DPRD Kabupaten Boyolali dari Partai Keadilan Sejahtera)

Khittah Nahdlatul Ulama (NU) 26 pasca Muktamar di Sitobondo tahun 1984, membuat politik sejak itu menjadi semacam barang tabu di tubuh NU.

Bahkan sejak itu, banyak kader NU memilih berpolitik di berbagai partai politik yang ada di penjuru nusantara. Posisi NU tidak lagi menjadi kekuatan politik, tetapi lebih pada kekuatan moral yang lebih baik.

Kaum nahdhiyyin sadar diri untuk fokus mengurus umat daripada urusan politik yang lebih banyak “dosanya”.

Baca Juga: Akselerasi Transformasi Digital Pendidikan

Namun demikian, perjalanan sejarah NU telah berganti. Era Gus Yahya Staquf yang terpilih menjadi Ketua Umum PBNU dengan terang-terangan justru mencoba untuk mengakomodasi masuknya kader NU dari berbagai macam partai politik.

Bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sikap Gus Yahya Staquf seiring cara mencerdaskan umat ala PKS yang patut untuk dimaknai sebagai upaya memoderatkan NU dalam pentas politik, baik lokal maupun nasional.

Lantas, mungkinkah membangun kemesraan NU dan PKS kedepan bisa terwujud?

Baca Juga: Kreativitas Anak Muda dan Digitalisasi Ekonomi Pedesaan

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Implementasi Kurikulum Merdeka

Senin, 5 Desember 2022 | 16:27 WIB

Wahyu Cakraningrat dalam Muktamar Ke-48 Muhammadiyah

Kamis, 10 November 2022 | 11:18 WIB

Platform Merdeka Mengajar

Rabu, 2 November 2022 | 16:34 WIB

LaDaRa Indonesia

Jumat, 12 Agustus 2022 | 13:44 WIB

Menebarkan Pustaka Maya

Selasa, 26 Juli 2022 | 15:36 WIB

NU, PKS dan Kitab Kuning

Rabu, 8 Juni 2022 | 11:25 WIB

Assesmen Nasional Pendidikan

Kamis, 28 April 2022 | 10:27 WIB

Membangun 'Kemesraan' NU-PKS

Senin, 11 April 2022 | 15:05 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Pendidikan

Jumat, 8 April 2022 | 16:50 WIB

Menyambut SPBE Kemendikbudristek

Sabtu, 12 Maret 2022 | 20:21 WIB

Menanti Wamendikbud Ristek

Kamis, 17 Februari 2022 | 14:01 WIB

Kode Etik Pengembang Teknologi Pembelajaran

Rabu, 12 Januari 2022 | 12:06 WIB
X