Membangun 'Kemesraan' NU-PKS

- Senin, 11 April 2022 | 15:05 WIB
Ali Hufroni, anggota DPRD Kabupaten Boyolali dari Partai Keadilan Sejahtera (SMSolo/dok)
Ali Hufroni, anggota DPRD Kabupaten Boyolali dari Partai Keadilan Sejahtera (SMSolo/dok)

Relasi Bersama
Dalam politik, tentu tidak ada yang tidak mungkin. PKS maupun NU merupakan organ yang sama-sama ingin membangun umat Islam.

PKS dan NU sama-sama memiliki basis massa Islam. Bahkan, PKS dan NU memiliki relasi yang saling melengkapi dan gayung bersambut untuk memberdayakan dan mensejahterakan umat Islam.

PKS dan NU adalah pasangan ideal yang terus menerus dibangunkan jurang pemisah oleh kalangan yang tidak ingin Islam bersatu di Indonesia.

Baca Juga: Demo 11 April, Pemuda Berseragam SMA Ditangkap Polisi di Gedung DPR, Lima Pelajar STM juga Diamankan

Beberapa warga nahdhiyyin yang cerdas telah melihat bahwa PKS sebagai partai dakwah dan partai Islam, tentu relevan untuk gayung bersambut dengan NU.

Aspirasi NU bisa disalurkan kepada PKS dan rasanya PKS tidak akan menyia-nyiakan aspirasi NU. Selama ini, PKS menjadi partai terdepan dalam memperjuangkan umat Islam, termasuk NU apabila dibangun komunikasi secara baik.

Catatan terhadap komitmen PKS telah terbukti dan pelan serta pasti mulai mengalir dukungan warga nahdhiyyin kepada PKS.

Baca Juga: Kelangkaan Pupuk Kimia Bersubsidi, Hikmah Mengembalikan Kompos pada Peran Utamanya

Begitu pula saat ada pandangan beberapa budayawan dan masyarakat bawah agar kaum nahdhiyyin cerdas dan cermat dalam menentukan gerbang dan pilihan politik kepada PKS, tentunya tidak keliru karena memang PKS selama ini bersih dan aspiratif kepada umat.

Sehingga membangun relasi politik antara NU dan PKS tentu menjadi sebuah model dan arus baru dalam politik nasional. Tinggal bagaimana warga NU dan PKS tidak saling alergi, tetapi berupaya membangun komunikasi dan membangun silahturohmi.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Genom dan Presisi Terhadap Penyakit

Senin, 6 Februari 2023 | 08:48 WIB

Keamanan Digital

Rabu, 11 Januari 2023 | 16:30 WIB

Implementasi Kurikulum Merdeka

Senin, 5 Desember 2022 | 16:27 WIB

Wahyu Cakraningrat dalam Muktamar Ke-48 Muhammadiyah

Kamis, 10 November 2022 | 11:18 WIB

Platform Merdeka Mengajar

Rabu, 2 November 2022 | 16:34 WIB

LaDaRa Indonesia

Jumat, 12 Agustus 2022 | 13:44 WIB

Menebarkan Pustaka Maya

Selasa, 26 Juli 2022 | 15:36 WIB

NU, PKS dan Kitab Kuning

Rabu, 8 Juni 2022 | 11:25 WIB

Assesmen Nasional Pendidikan

Kamis, 28 April 2022 | 10:27 WIB

Membangun 'Kemesraan' NU-PKS

Senin, 11 April 2022 | 15:05 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Pendidikan

Jumat, 8 April 2022 | 16:50 WIB

Menyambut SPBE Kemendikbudristek

Sabtu, 12 Maret 2022 | 20:21 WIB

Menanti Wamendikbud Ristek

Kamis, 17 Februari 2022 | 14:01 WIB
X