Masyarakat Indonesia Gagal Menjadi 'Bang Toyib'

- Senin, 9 Mei 2022 | 16:30 WIB
Iptu Inspektur Satu Muhammad Imam Fadhil S,Tr,K,M,T, MSc. (SMSolo/dok)
Iptu Inspektur Satu Muhammad Imam Fadhil S,Tr,K,M,T, MSc. (SMSolo/dok)

oleh: Inspektur Satu Muhammad Imam Fadhil S,Tr,K,M,T, MSc.

Paur Prodok Spripim Polda Jabar, Mahasiswa S1 STIK Lemdiklat Polri

ADA yang berbeda dari Idul Fitri tahun 2022 ini dengan Idul Fitri dua tahun ke belakang.Pada tahun 2020 dan 2021, Pemerintah memutuskan untuk membatasi mobilitas masyarakat untuk mudik dikarenakan adanya pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia guna memutus penularan virus tersebut.

Dalam artikel ini, penulis mengangkat tema “Masyarakat Indonesia Gagal Menjadi Bang Toyib” karena bang toyib tidak kembali ke kampung halaman dalam 3 kali lebaran.

Alhamdulillah, masyarakat Indonesia tahun ini dapat menjalankan agenda yang dinanti-nantikan ini lagi dengan syarat telah menerima vaksin booster dan tetap menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Baca Juga: Di Klaten, Rebutan Ketupat Meriahkan Syawalan Desa Jimbung

Pada awalnya, masyarakat Indonesia sempat berputus asa bahwa mereka tidak akan dapat mudik kembali, hal ini ditandai dengan rekor jumlah penambahan kasus harian terbanyak pada tanggal 16 Februari 2022 lalu, yaitu sebanyak 64.718 kasus.

Bahkan, jumlah tersebut melebihi rekor puncak jumlah penambahan kasus harian terbanyak tahun lalu, yaitu sebesar 56.757 kasus pada saat gelombang kedua terjadi (Sumber Kemenkes RI).

Baca Juga: Melepas Kontingen Timnas ke Vietnam, Jokowi Berharap Indonesia Tembus Tiga Besar SEA Games

Arus mudik lebaran tahun 2022 ini dipadati dengan jumlah kendaraan yang tinggi. Volume kendaraan tahun ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah dibandingkan mudik tahun-tahun sebelumnya.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Implementasi Kurikulum Merdeka

Senin, 5 Desember 2022 | 16:27 WIB

Wahyu Cakraningrat dalam Muktamar Ke-48 Muhammadiyah

Kamis, 10 November 2022 | 11:18 WIB

Platform Merdeka Mengajar

Rabu, 2 November 2022 | 16:34 WIB

LaDaRa Indonesia

Jumat, 12 Agustus 2022 | 13:44 WIB

Menebarkan Pustaka Maya

Selasa, 26 Juli 2022 | 15:36 WIB

NU, PKS dan Kitab Kuning

Rabu, 8 Juni 2022 | 11:25 WIB

Assesmen Nasional Pendidikan

Kamis, 28 April 2022 | 10:27 WIB

Membangun 'Kemesraan' NU-PKS

Senin, 11 April 2022 | 15:05 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Pendidikan

Jumat, 8 April 2022 | 16:50 WIB

Menyambut SPBE Kemendikbudristek

Sabtu, 12 Maret 2022 | 20:21 WIB

Menanti Wamendikbud Ristek

Kamis, 17 Februari 2022 | 14:01 WIB

Kode Etik Pengembang Teknologi Pembelajaran

Rabu, 12 Januari 2022 | 12:06 WIB
X