Hukum dan Seragam Polisi (Renungan HUT Ke-76 Bhayangkara)

- Senin, 13 Juni 2022 | 11:46 WIB
. (SMSolo/dok)
. (SMSolo/dok)

Hukum juga dianggap tidak bertanggung jawab karena ketiadaan seragam polisi atau keterlambatan kehadiran seragam polisi saat ada kejadian kriminalitas atau persoalan hukum lain di TKP.

Hukum juga dinilai bimbang, ketika seorang berseragam polisi ragu-ragu mengatur arus lalu lintas dan ragu-ragu mengambil keputusan di jalan raya, sehingga yang tampak justru kemacetan dan keruwetan di jalan. Bukan kelancaran seperti yang di harapkannya.

Tentu kita akan melihat ungkapan kekecewaan, umpatan dan cacian yang kita dengar dari masyarakat di semua platform media sosial.

Apa yang menjadi keinginan masyarakat melihat seragam polisi?

Yakni selalu bertindak tegas dan humanis, jujur, objektif, tidak memihak, bertanggung jawab dan berwibawa, selalu hadir ketika terjadi kejadian tindak pidana.

Baca Juga: Menuju Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan

Kehadiran seragam polisi membuat mereka merasa terlindungi dan terayomi keberadaannya.

Uraian di atas merupakan sedikit gambaran, betapa masyarakat umum melihat seragam polisi di lapangan lebih dari sekadar hukum yang ada.

Seragam itu adalah sebuah hukum yang hidup dan bergerak. Ada kekuatan yang terkandung dibalik seragam polisi.

Sebagai bahan renungan korps kepolisian pada HUT Ke-76 Bhayangkara, mari kita melihat dan bertanya kepada diri kita, apakah masyarakat mendapatkan rasa aman, terayomi, terlindungi dan terlayani atas kehadiran seragam polisi di tengah mereka?**

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Genom dan Presisi Terhadap Penyakit

Senin, 6 Februari 2023 | 08:48 WIB

Keamanan Digital

Rabu, 11 Januari 2023 | 16:30 WIB

Implementasi Kurikulum Merdeka

Senin, 5 Desember 2022 | 16:27 WIB

Wahyu Cakraningrat dalam Muktamar Ke-48 Muhammadiyah

Kamis, 10 November 2022 | 11:18 WIB

Platform Merdeka Mengajar

Rabu, 2 November 2022 | 16:34 WIB

LaDaRa Indonesia

Jumat, 12 Agustus 2022 | 13:44 WIB

Menebarkan Pustaka Maya

Selasa, 26 Juli 2022 | 15:36 WIB

NU, PKS dan Kitab Kuning

Rabu, 8 Juni 2022 | 11:25 WIB

Assesmen Nasional Pendidikan

Kamis, 28 April 2022 | 10:27 WIB

Membangun 'Kemesraan' NU-PKS

Senin, 11 April 2022 | 15:05 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Pendidikan

Jumat, 8 April 2022 | 16:50 WIB

Menyambut SPBE Kemendikbudristek

Sabtu, 12 Maret 2022 | 20:21 WIB

Menanti Wamendikbud Ristek

Kamis, 17 Februari 2022 | 14:01 WIB
X