Penelitian Akuntansi FEB UNS: Prestasi, Tantangan dan Peluang

- Senin, 7 November 2022 | 15:14 WIB
Prof Dr Bambang Sutopo MCom Ak (SMSolo/dok)
Prof Dr Bambang Sutopo MCom Ak (SMSolo/dok)

Oleh: Bambang Sutopo
(Disampaikan pada pidato purnabakti sebagai Guru Besar Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret Solo)

SETIAP organisasi, baik di sektor publik maupun bisnis, dalam melakukan kegiatan operasional pada umumnya disertai kegiatan keuangan seperti penentuan sumber dan penggunaan dana beserta pelaksanaannya. Guna mendukung kegiatan-kegiatan itu, diperlukan akuntansi.

Scott & O’Brien (2020) menyatakan, akuntansi menghasilkan produk berupa informasi yang merupakan komoditas yang powerful and important. Informasi itu mempunyai daya pengaruh kuat dan penting, karena berguna bagi pihak internal (pengelola organisasi) maupun pihak ekternal (para pemangku kepentingan) dalam pengambilan keputusan secara rasional, berkaitan dengan keuangan.

Kegunaan informasi keuangan/akuntansi dan berbagai hal yang berkaitan dengan informasi keuangan, memerlukan penelitian-penelitian untuk mendapatkan bukti empiris tentang hal itu.

Baca Juga: Diundi, Tiga Calon Rektor UNS Paparkan Strategi Masuk World Class University

Guna menguji manfaat informasi akuntansi, saya (beserta kolega) telah melakukan penelitian-penelitian empiris baik di sektor publik maupun sektor bisnis. Empat dari beberapa penelitian tersebut adalah sebagai berikut.

Penelitian pertama adalah penelitian untuk menguji apakah opini audit dan e-government memberi kontribusi dalam menjelaskan variasi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah (Sutopo et al., 2017). Audit biasanya diselesaikan pada tahun berikutnya setelah tahun pelaporan keuangan, sedangkan status dan peringkat kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah dipublikasikan oleh Menteri Dalam Negeri pada satu tahun atau lebih, setelah tahun pelaporan keuangan. Informasi keuangan sangat penting dalam penilaian kinerja tersebut. Temuan penelitian menunjukkan peran positif opini audit dan e-government dalam menjelaskan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah. Pemerintah daerah yang mendapatkan opini lebih baik untuk laporan keuangannya dan e-government, cenderung mencapai kinerja lebih tinggi dibandingkan dengan pemerintah daerah dengan opini audit dan e-government yang relatif lebih rendah.

Penelitian kedua adalah penelitian untuk mendapatkan hasil empiris tentang kegunaan informasi realisasi anggaran belanja modal (Sutopo & Siddi, 2018). Realisasi anggaran menunjukkan keberhasilan pemerintah daerah dalam mencapai anggaran yang sudah ditetapkannya. Sebagian sumber dana pemerintah daerah adalah dari pemerintah pusat. Karena itu, realisasi anggaran dapat digunakan sebagai salah satu indikator penting dalam menilai kinerja pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan, pemerintah daerah yang berhasil mencapai realisasi anggaran belanja modal relatif tinggi, cenderung mencapai kinerja relatif tinggi pula. Tetapi hasil itu hanya berlaku untuk pemerintah daerah yang termasuk dalam kelompok “kinerja tinggi’’.

Baca Juga: UNS Jaring Masukan RUU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan. Ini yang Ditempuh

Penelitian ketiga adalah penelitian tentang kegunaan informasi akuntansi di sektor bisnis yaitu tentang informasi pemenang Sustainability Reporting Award (SRA) yang diprediksi merupakan informasi berguna untuk meningkatkan kegunaan informasi akuntansi (Sutopo et al., 2018). Informasi akuntansi utama yang disajikan dalam laporan keuangan perlu dilengkapi dengan berbagai pengungkapan informasi agar bermanfaat untuk pengambilan keputusan penggunanya. Karena itu, perusahaan sering mengungkapkan capaian kinerja tertentu sebagai sinyal positif bagi pemangku kepentingan seperti pemilik (investor). Temuan studi itu menunjukkan, kegunaan informasi akuntansi perusahaan pemenang SRA adalah lebih tingggi dibandingkan kegunaan informasi akuntansi perusahaan non-pemenang SRA.

Penelitian berikutnya, menguji peran kualitas informasi akuntansi dalam peningkatan kegunaan informasi tersebut (Sutopo & Hananto, 2019). Informasi yang disajikan dalam laporan posisi keuangan (neraca) dan laporan laba rugi dihasilkan dari transaksi baik tunai maupun non-tunai. Metode-metode akuntansi tersedia untuk dipilih dalam pencatatan transaksi itu. Konsekuensinya, laba yang dilaporkan perusahaan dapat disajikan “di atas normal” atau “di bawah normal”. Untuk membantu pengguna informasi tersebut, disajikan pula laporan arus kas yang tidak dipengaruhi pemilihan metode akuntansi, antara lain untuk mengetahui unsur non-tunai laba (rugi) yang dilaporkan perusahaan. Hasil penelitian mendukung kegunaan informasi dalam laporan posisi keuangan dan laporan laba (rugi), serta laporan arus kas yang saling melengkapi. Perusahaan yang mempunyai kualitas informasi akuntansi tinggi (“menyajikan laba normal”) cenderung mempunyai kegunaan informasi akuntansi lebih tinggi pula.

Baca Juga: Platform Merdeka Mengajar

Penelitian-penelitian tersebut di atas memberi kontribusi pada penelitian-penelitian akuntansi FEB UNS yang dipublikasikan di jurnal internasional terindeks Scopus. Guna mengetahui capaian publikasi penelitian akuntansi tersebut, saya lakukan tinjauan literatur artikel-artikel penelitian akuntansi.

Tinjauan literatur ini juga juga mengetahui variasi topik (kata-kata kunci) dalam artikel-artikel penelitian tersebut dengan menggunakan VOSviewer. Proses itu dapat dimanfaatkan sebagai bahan untuk meninjau metodologi/desain/pendekatan dalam artikel-artikel penelitian di jurnal internasional dan kaitannya dengan tantangan dan peluang.

Keberagaman Metodologi

Pemilihan topik tentang keragaman metodologi/desain/pendekatan penelitian akuntansi itu terinspirasi pengalaman dalam mengampu mata kuliah Metodologi Penelitian Akuntansi dan membimbing atau menguji mahasiswa dalam ujian skripsi/tesis/disertasi. Salah satu fokus dalam mata kuliah metodologi penelitian adalah keragaman metodologi penelitian akuntansi.

Baca Juga: Membangun Sekolah Unggul melalui Ekstrakurikuler Jurnalistik

Keragaman desain/metodologi/pendekatan penelitian yang digunakan dalam artikel-artikel di jurnal-jurnal akuntansi internasional ini juga dapat dijadikan sebagai bahan untuk mencari celah penelitian (research gap) akuntansi. Yakni dengan mencermati desain/metodologi/pendekatan penelitian yang relatif masih sedikit (atau bahkan belum) digunakan dalam penelitian Akuntansi FEB UNS.

Kesimpulannya, akuntansi diperlukan setiap organisasi baik di sektor publik (seperti pemerintah daerah, universitas dan lain-lain) maupun sektor bisnis (perusahaan di berbagai sektor) yang melakukan kegiatan operasional, disertai kegiatan keuangan. Produk akuntansi adalah informasi yang merupakan komoditas yang mempunyai daya pengaruh kuat dan penting (Scott & O’Brien, 2020) karena informasi akuntansi berguna atau berpengaruh pada pengambilan keputusan secara rasional, berkaitan dengan keuangan.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Genom dan Presisi Terhadap Penyakit

Senin, 6 Februari 2023 | 08:48 WIB

Keamanan Digital

Rabu, 11 Januari 2023 | 16:30 WIB

Implementasi Kurikulum Merdeka

Senin, 5 Desember 2022 | 16:27 WIB

Wahyu Cakraningrat dalam Muktamar Ke-48 Muhammadiyah

Kamis, 10 November 2022 | 11:18 WIB

Platform Merdeka Mengajar

Rabu, 2 November 2022 | 16:34 WIB

LaDaRa Indonesia

Jumat, 12 Agustus 2022 | 13:44 WIB

Menebarkan Pustaka Maya

Selasa, 26 Juli 2022 | 15:36 WIB

NU, PKS dan Kitab Kuning

Rabu, 8 Juni 2022 | 11:25 WIB

Assesmen Nasional Pendidikan

Kamis, 28 April 2022 | 10:27 WIB

Membangun 'Kemesraan' NU-PKS

Senin, 11 April 2022 | 15:05 WIB

Akselerasi Transformasi Digital Pendidikan

Jumat, 8 April 2022 | 16:50 WIB

Menyambut SPBE Kemendikbudristek

Sabtu, 12 Maret 2022 | 20:21 WIB

Menanti Wamendikbud Ristek

Kamis, 17 Februari 2022 | 14:01 WIB
X