Bagaimana Efek Mencampur Pertalite dan Pertamax di Motor? Ini Jawabannya

- Kamis, 8 September 2022 | 13:11 WIB
Ini resikiko mencapur BBM pertalite dan pertamax pada motor. (ilustrasi)
Ini resikiko mencapur BBM pertalite dan pertamax pada motor. (ilustrasi)

suaramerdeka-solo.com - Pemerintah telah mengumumkan penyesuaian harga BBM atau dengan kata lain harga BBM naik.

Pertalite yang sebelumnya dibanderol Rp 7.650/liter kini menjadi Rp 10.000. Sedangkan Pertamax dari sebelumnya Rp 12.500 menjadi Rp 14.500/liter.

Lalu bagaimana dampak dan pengaruh jika saat mengisi BBM motor dicampur antara pertalite dan pertamax terhadap perfoma mesinnya?

Baca Juga: Harga BBM Naik, Waktunya Beralih dan Pakai Motor Listrik? Eits, Kenali Dulu Kelebihan dan Kekurangannya

Pertalite memiliki kandungan oktan 90 dengan tambahan zat aditif. Sementara itu, Pertamax yang beroktan 92 sangat direkomendasikan untuk kendaraan dengan rasio kompresi 9,1 hingga 10,1, Khususnya kendaraan dengan teknologi injeksi.

Karena kandungan oktan yang lebih tinggi dibandingkan Pertalite, Pertamax mampu menerima tekanan lebih besar dengan mesin yang memiliki kompresi lebih tinggi. Sehingga, pembakaran menjadi jauh lebih optimal daripada Pertalite.

Baca Juga: Apple Rilis Iphone 14 Pro dan 14 Max dengan Spek Gahar. Ini Dia Harga dan Spesifikasinya

Bagaimana kalau dicampur?
Selain itu, Pertamax juga memiliki tambahan zat aditif bernama EcoSave. Zat ini diklaim bisa mencegah adanya kerak di dalam mesin motor. Sehingga, komponen mesin menjadi lebih awet.

Sebenarnya boleh saja mencampur Pertalite dengan Pertamax. Namun, akan berdampak pada kinerja dan kondisi mesin motor.

Baca Juga: Hasil Lengkap Matchcay 1 Liga Champions: Menang Besar, Barcelona dan Ajax Pimpin Klasemen

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X