Hore, Mulai Senin Pemkab Boyolali Perluas PTM

- Minggu, 5 September 2021 | 10:59 WIB
Ujicoba PTM di SMP  1 Boyolali. (SMSolo/dok)
Ujicoba PTM di SMP 1 Boyolali. (SMSolo/dok)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com - Pemkab Boyolali bakal memperluas uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah- sekolah mulai besok Senin (6/9/2021).

Ratusan sekolah dari jenjang PAUD/TK, SD dijadwalkan akan mengikuti ujicoba PTM tersebut.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebdayaan (Disdikbud) Boyolali, Darmanto, perluasan uji coba PTM dilakukan setelah melihat kesuksesan uji coba serupa di SMPN 1 Boyolali.

Baca Juga: Leani Ratri Tambah Perak, Fredy Raih Perunggu Bulutangkis Paralympic Tokyo 2020

Di mana sekolah tersebut sudah menggelar uji coba selama tiga hari yaitu, pada Kamis- Sabtu (2-4/9/2021) lalu.

Sehingga diputuskan perluasan uji coba yang dilakukan di sekolah dalam setiap kecamatan hingga tingkat desa/kelurahan.

“Untuk jenjang SMP ditambah ada 21 sekolah di 21 kecamatan. Kurang Kecamatan Wonosamudro karena belum ada SMPN. Sedangkan untuk Kecamatan Boyolali Kota ditambah SMPN 5," ungkapnya pada Minggu (5/9/2021).

Baca Juga: Waspada! Jangan Sampai Kasus Positif di Klaten Kembali Lebih Tinggi dari Pasien Sembuh

Dijelaskan, untuk jenjang SD, penambahan hanya di sekolah inti.

Artinya di setiap kecamatan ada sekitar 2-4 SD inti.

Total SD peserta ujicoba PTM ada 45 sekolah.

Namun demikian, tidak mengharuskan sekolah langsung menggelar PTM.

Baca Juga: Program Merdeka Belajar, 11 Sekolah di Sragen Menjadi Sekolah Penggerak

Kesiapan sekolah dan sarana prasarana pendukung tetap menjadi syarat utama yang tak boleh diabaikan.

Darmanto menekankan pada kesiapan sekolah, hasil koordanasi dengan pemdes setempat maka harus dilihat sarpras, standar operasional prosedur serta ada izin orangtua.

Baru setelah bisa menggelar PTM dan sukses maka sekolah bisa menjadi percontohan SD lainnya.

Baca Juga: Kandaskan China, Leani Ratri/Khalimatus Sadiyah Penuhi Target Emas Indonesia di Paralympic Tokyo 2020

Untuk itu, pihaknya meminta kepala sekolah lain bisa melihat langsung kegiatan PTM di sekolah terdekat.

“Saya minta, SD sekitar melihat langsung praktik PTMnya. Sehingga begitu ujicoba ini lancar dan angka paparan turun, bisa berimbas ke sekolah lain. Jadi sewaktu-waktu PTM sudah siap.”

Tak hanya itu, ujicoba PTM juga menyasar siswa PAUD/TK. Disdikbud juga memberikan tenggang waktu PTM pada 6-9 September 2021.

Baca Juga: Silaturahmi Jajaran Pengurus, Golkar dan PAN Karanganyar Jalin Komunikasi Politik

Ada sekitar 700 PAUD/TK Boyolali. Namun, penunjukan sekolah masih terus didata Koordinator Pendidikan PAUD/TK.

Sebab keselamatan siswa tetap menjadi prioritas atau perhatian utama.

“Intinya kita sepakat sangat penting mempertemukan murid dan gurunya. Saya cek ke sekolah-sekolah termasuk SDN 9 yang ditunjuk menggelar PTM mereka senang sekali. Yang penting sesuai pesan Pak Bupati, gembira tapi jangan sampai euforia berlebihan.”

Baca Juga: Bupati Banjarnegara Ditangkap KPK, Muncul Spanduk 'Selamat Jalan Bupatiku Semoga Tidak Kembali Lagi'

Sedangkan aturan mengenai kapasitas siswa yang diizinkan PTM, Disdikbud mengacu pada instruksi Bupati nomor 10 tahun 2021 tentang PPKM level 3.

Yakni kapasitas peserta ujicoba PTM SMP dan SD hanya 50 persen dari total siswa.

Sedangkan untuk jenjang PAUD maksimal 33 persen dari total siswa.

Baca Juga: Warga Demangan Mulur Dapat Bantuan Paket Sembako

Wajib menjaga jarak minimal 1,5 meter dan maksimal lima orang per kelasnya.

“Ini menimbang bahwa pengaturan siswa PAUD/TK membutuhkan perhatian lebih besar.”*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Bertambah Lagi, Siswa Positif Covid-19 Jadi 28 Orang

Selasa, 30 November 2021 | 07:19 WIB

Putri Nanda Ika dan Reza Dafa, Duta Kampus Unisri

Senin, 29 November 2021 | 15:45 WIB

UMS Launching Program Health Promoting University

Sabtu, 27 November 2021 | 05:51 WIB

Hari Guru, Ambil Hikmah Pandemi untuk Bangkit Kembali

Kamis, 25 November 2021 | 22:08 WIB
X