UNS Surakarta Mulai Gelar PTM Terbatas, Rektor Beri Kuliah di Fakultas Hukum

- Senin, 6 September 2021 | 16:25 WIB
Rektor UNS Prof Dr Jamal Wiwoho mengawali PTM dengan mengajar di Fakultas Hukum UNS (SMSolo/Evie Kusnindya)
Rektor UNS Prof Dr Jamal Wiwoho mengawali PTM dengan mengajar di Fakultas Hukum UNS (SMSolo/Evie Kusnindya)

SOLO, suaramerdeka-solo.com–Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta resmi memulai Perkuliahan Tatap Muka (PTM) terbatas, dibuka Rektor Prof Jamal Wiwoho, Senin (6/9/2021) pagi.

PTM hari pertama diawali langsung Rektor UNS Prof Dr Jamal Wiwoho dengan mengajar mahasiswa semester satu di Fakultas Hukum (FH) UNS.

Materi yang diajarkan Prof Jamal di Fakultas Hukum adalah Hukum Dagang.

Baca Juga: 33 Personel Polresta Surakarta Mendapatkan Penghargaan

Prof Jamal menyampaikan materinya selama satu jam.

Mahasiswa yang hadir di ruang perkuliahan berjumlah 12 orang.

Sedangkan, sisanya mengikuti perkuliahan secara daring dari rumah masing-masing.

Baca Juga: Siap Selenggarakan PTM, UNS Surakarta Utamakan Mahasiswa Solo Raya

Lebih lanjut Rektor mengatakan, dimulainya PTM di UNS telah sesuai dengan izin yang diberikan Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka.

Ia mengemukakan, terdapat empat fakultas di UNS yang memulai PTM hari pertama yaitu Fakultas Hukum (FH), Fakultas Kedokteran (FK), Fakultas Keolahragaan (FKOR), serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

Baca Juga: UNS Siap Wadahi Kegiatan PBSI Surakarta

"Dibuka PTM sesuai dengan edaran Pak Wali Kota. Bahwa UNS sudah siap PTM terbatas dengan bersyarat dan bertahap," ujar Prof Jamal, sebelum mengajar.

Prinsip bersyarat adalah mahasiswa yang dapat mengikuti PTM harus sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 minimal satu dosis, berasal dari wilayah Solo Raya.

Mendapat izin dari orang tua, dan tidak memiliki komorbid atau penyakit bawaan.

Baca Juga: KKN 210 UNS Optimalikan Ruang Publik Edukatif di Taman Wijaya Kusuma

Adapun yang dimaksud prinsip bertahap adalah UNS untuk sementara waktu membatasi kapasitas ruang perkuliahan menjadi 30 persen saja dari kapasitas normal.

"Kita mulai karena semester satu baru masuk. Nanti bertahap lagi ke semester lima dan tujuh. UNS sudah bisa kita mulai termasuk ujian skripsi, disertasi, tesis dan sebagainya yang berikutnya, " paparnya.

Jika nanti kondisi sudah memungkinkan maka jumlah mahasiswa yang mengikuti tatap muka bisa naik dari 30 persen ke 40 persen atau 50 persen.

Baca Juga: Agribusiness Start Up Challenge UNS, Program Pencetak Agroenterpreneur Masa Depan

Meski demikian, ia menegaskan jika semua pihak harus menerapkan tata cara disiplin prokes.

Apabila terdapat mahasiswa semester satu UNS yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19,  UNS akan melakukan pendataan dan Pemkot Surakarta akan menyediakan vaksin Covid-19 untuk mereka.

Baca Juga: Bekali Lulusan ke Dunia Kerja, UNS Gelar Virtual Prejob Training

"Kalau yang belum divaksin harus vaksin dulu. Bisa dari UNS, bisa dari Pemkot Surakarta. Wali Kota kemarin sudah tanya namun kami belum hitung karena yang mahasiswa semester satu kemarin waktu vaksinasi massal belum berstatus sebagai mahasiswa," tambahnya.

Diberlakukanya PTM di UNS telah sesuai dengan Surat Edaran (SE) Nomor 87/UN27/PK.01.03/2021 tentang Perkuliahan Tatap Muka Mahasiswa Program Sarjana dan Diploma UNS yang telah diterbitkan pada Kamis (2/9/2021) oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UNS, Prof Ahmad Yunus.*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Bertambah Lagi, Siswa Positif Covid-19 Jadi 28 Orang

Selasa, 30 November 2021 | 07:19 WIB

Putri Nanda Ika dan Reza Dafa, Duta Kampus Unisri

Senin, 29 November 2021 | 15:45 WIB

UMS Launching Program Health Promoting University

Sabtu, 27 November 2021 | 05:51 WIB

Hari Guru, Ambil Hikmah Pandemi untuk Bangkit Kembali

Kamis, 25 November 2021 | 22:08 WIB

154 Mahasiswa Unisri Terima KIP Kuliah dan BPMKM

Kamis, 25 November 2021 | 16:22 WIB

Sepatu untuk Guru SMP Muliska di Hari Guru Nasional

Kamis, 25 November 2021 | 13:59 WIB
X