Workshop Pendidikan: Guru Harus Mampu Menyesuaikan Diri dengan Perkembangan Zaman

- Selasa, 21 September 2021 | 17:08 WIB
Workshop pendidikan diikuti para guru dari Kabupaten Sragen.  (SMSolo/dok)
Workshop pendidikan diikuti para guru dari Kabupaten Sragen. (SMSolo/dok)

SRAGEN, suaramerdeka-solo.com - Para guru harus selalu menyesuaikan diri dengan laju zaman. Kalau proses penyesuaian itu tidak dikejar maka para anak didik mereka akan ketinggalan.

Apalagi para guru dituntut mampu mencetak generasi unggul dan sumber daya manusia (SDM) yang maju, khususnya saat Indonesia Emas pada 2045.

Hal ini dikemukakan Wakil Ketua Komisi X DPR Agustina Wilujeng Pramestuti, saat acara Workshop Pendidikan yang digelar Sabtu-Minggu (19/9/2021) di Hotel Syariah Solo.

Baca Juga: Hari Pertama PTM di Karanganyar, Siswa Senang Ketemu Guru dan Teman

Kegiatan itu bekerja sama dengan Direktorat Jenderal  Guru dan Tenaga Kependidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbur Ristek).

Para peserta adalah para guru atau kepala sekolah di Kabupaten Sragen.

“Workshop dua hari dengan peserta dan tema berbeda. Workshop mengundang beberapa narasumber untuk menambah  wawasan kepada para guru yang ada di Kabupaten Sragen,” kata Agustina.

Baca Juga: Persiapan Gelar PTM, Guru SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta Jalani Test Antigen

Anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan itu mengemukakan, membuka wawasan atas target dan kemajuan yang harus dicapai pada 2045 itu tidak mudah.

Karena sistem pendidikan kita masih birokratis sehingga perlu kreativitas yang cukup serta penguatan kepada para guru, agar mereka berani melakukan kreasi-kreasi yang masih dalam koridor yang diperbolehkan di sistem pendidikan nasional.

Pada hari pertama workshop bertema “Peran Guru Dalam Mencetak SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045”, menampilkan narasumber Teguh Hadi Prayitno (Ketua Pusat Studi Media dan Kebudayaan) Jawa Tengah.

Baca Juga: Inspiratif. SMP Krista Gracia Luncurkan Buku 'Perjalanan Tak Kenal Lelah Sang Guru' pada Masa Pandemi

Valentina Dwi Kuntari (Ketua Yayasan Mahardhika Satria Nugraha) dan Sugiyamto (Ketua Komisi IV DPRD Sragen).

Hari kedua workshop bertema “Peran Guru Dalam Pembaangunan SDM dan Penguasaan Iptek Menghadapi Era 4.0 dan Era 5.0”, menampilkan narasumber Gunawan Permadi (Pemimpin Redaksi Suara Merdeka), Muhammad Aulia (Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Jawa Tengah) dan Suparno (Ketua DPRD Sragen).

Juga hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen Suwardi dan anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Untung Wibowo Sukowati.

Baca Juga: Jadi Relawan Covid, Guru SD Muhammadiyah 1 Dihadiahi Laptop

Gunawan Permadi mengatakan, bahwa semua jenis ilmu pengetahuan apapun, seperti matematika, teknologi nuklir, bahasa, fisika bisa dipelajari oleh siapapun.

Namun hal itu ketika fondasi mentalnya siap.

“Guru dan sekolah sebenarnya melakukan hal itu kepada muridnya namun terkadang muridnya yang tidak siap dan tidak menyadarinya,” katanya.

Ada lima kelemahan yang harus diperbaiki guna menyiapkan fondasi mental yang baik. Yakni sangat lemah dalam membaca, lemah dalam menulis, lemah dalam etos kerja, lemah dalam teamwork atau kerjasama dan lemah dalam kemampuan komunikasi.

Baca Juga: Guru Jangan Jadi S3. Sak Sake, Sak Anane dan Sak Isane

Ketua KPID Jawa Tengah Muhammad Aulia mengatakan, generasi muda kita saat ini gagap dalam berkomunikasi. Mereka lebih melek teknologi tapi kurang mampu bekerjasama dalam teamwork dan menjadi lebih individualis.

Sehingga para guru mendekatkan teknologi dengan kemanusiaan, jadi manusianya yang harus lebih utama dari teknologinya.

Manusia harus mengendalikan teknologi.

“Guru memeiliki peran penting dalam menanamkan karakter, kepribadian, teamwork dan jiwa kolaboratif ketimbang kompetitif. Pendekatan-pendekatan personal dibutuhkan para siswa sekarang. Jangan sampai guru juga hanya menjadi mesin penyedia informasi tapi tanpa sentuhan kemanusiaan dan personal,” kata Aulia.*

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bertambah Lagi, Siswa Positif Covid-19 Jadi 28 Orang

Selasa, 30 November 2021 | 07:19 WIB

Putri Nanda Ika dan Reza Dafa, Duta Kampus Unisri

Senin, 29 November 2021 | 15:45 WIB

UMS Launching Program Health Promoting University

Sabtu, 27 November 2021 | 05:51 WIB

Hari Guru, Ambil Hikmah Pandemi untuk Bangkit Kembali

Kamis, 25 November 2021 | 22:08 WIB

154 Mahasiswa Unisri Terima KIP Kuliah dan BPMKM

Kamis, 25 November 2021 | 16:22 WIB

Sepatu untuk Guru SMP Muliska di Hari Guru Nasional

Kamis, 25 November 2021 | 13:59 WIB
X