Perkuliahan Tatap Muka di UNS Diapresiasi Epidemiolog asal Griffith University Australia

- Rabu, 29 September 2021 | 10:43 WIB
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming bersama Rektor UNS saat meninjau pelaksanaan perkuliahan tatap muka (PTM) di UNS beberapa waktu lalu. PTM di UNS diapresiasi epidemiolog asal Griffith University, Australia Dicky Budiman, MD, MSc.PH.(SMSolo/Evie K)
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming bersama Rektor UNS saat meninjau pelaksanaan perkuliahan tatap muka (PTM) di UNS beberapa waktu lalu. PTM di UNS diapresiasi epidemiolog asal Griffith University, Australia Dicky Budiman, MD, MSc.PH.(SMSolo/Evie K)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Perkuliahan tatap muka (PTM) di kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta diapresiasi epidemiolog asal Griffith University, Australia Dicky Budiman, MD, MSc.PH.

Ia mengapresiasi langkah Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Prof Jamal Wiwoho yang menyelenggarakan PTM dengan prinsip bersyarat dan bertahap.

“Saya senang dengan pola yang disampaikan Prof Jamal selaku Rektor UNS. Sudah tepat langkahnya sehingga bisa jadi percontohan."

Baca Juga: Antisipasi Paham Radikal Berkembang, Polres Sukoharjo Gelar Sarasehan Lintas Agama

Dicky Budiman menyebut mobilitas di kampus tidak bisa disamakan dengan lingkungan TK-SMA. Sebab kampus tidak hanya menjadi tempat berkumpul mahasiswa dari berbagai daerah. Namun juga banyak dosen, tenaga kependidikan, dan karyawan yang bekerja.

Oleh sebab itu, perlu adanya pola yang harus diterapkan para pimpinan kampus. Hal itu bertujua mencegah penularan Covid-19 di lingkungaan kampus, seperti yang telah diterapkan UNS.

Baca Juga: Pindah Kemendikbud, Kepala Disdik Klaten Wardani Sugiyanto Harus Mundur

Ia secara khusus memuji langkah UNS yang hanya mengizinkan mahasiswa dari wilayah Solo Raya yang dapat mengikuti PTM. Ia juga mengapresiasi kampus UNS memiliki Satgas Covid-19 internal.

Ia menilai, langkah Rektor UNS yang memutuskan bahwa yang masuk PTM pertama adalah mahasiswa tahun awal adalah tepat. Hal itu karena mereka harus diprioritaskan karena baru masuk ke dunia kampus.

"Agar loss learning peralihan dari siswa SMA menjadi mahasiswa tidak terjadi, " paparnya. **

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

40 Perguruan Tinggi di Jateng Didorong Lakukan Merger

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:58 WIB

Galang Dukungan Kampus, PIDI Kunjungi UNS

Senin, 24 Januari 2022 | 10:47 WIB

16 Dokter Gigi UMS Cumlaude, 4 Mumtaz

Minggu, 23 Januari 2022 | 21:10 WIB

PGSD Unisri Gelar Pensi Sosiologi Antropologi

Minggu, 23 Januari 2022 | 20:06 WIB

Gelar Pentas Budaya, Unisri Melepas Mahasiswa PMM

Jumat, 21 Januari 2022 | 17:19 WIB

Ini Penting. Simak Syarat Bisa Ikuti SNMPTN 2022

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:03 WIB
X