Ini Penting. Simak Syarat Bisa Ikuti SNMPTN 2022

- Rabu, 19 Januari 2022 | 09:03 WIB
Kampus Pusat UNS Surakarta. (SMSolo/dok)
Kampus Pusat UNS Surakarta. (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Sekolah yang tak menggunakan kurikulum nasional tidak bisa memasukkan data siswanya ke Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Direktur Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi, Prof Budi Prasetyo Widyobroto mengemukakan, PDSS hanya mengakomodasi kurikulum nasional 2006 KTSP dan kurikulum 2013.

Sekolah yang tidak menggunakan kurikulum tersebut tidak bisa mendaftar.

Baca Juga: PMB 2022, UNS Buka Tiga Jalur Seleksi. Jalur SNMPTN Paling Ketat Persaingannya

Informasi ini penting. Sebab, pengisian PDSS merupakan tahapan dari pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

PDSS merupakan basis data yang berisi rekam jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa.

"Sekolah yang tidak menggunakan kurikulum nasional tidak diperbolehkan mendaftar di PDSS," kata Prof Budi saat hadir pada Sosialisasi SNMPTN, SBMPTN dan Seleksi Mandiri Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang digelar secara daring.

Baca Juga: Sediakan Sembilan Jalur Beasiswa, Ini Target PMB Unisri

Namun menurut Budi, PDSS mengakomodasi perbedaan kurikulum semester ganjil dan genap untuk tahun ajaran dan jenjang yang sama.

Sekolah yang menggunakan kurikulum nasional bisa memasukkan data ke PDSS.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Unisri Gelar Lomba Debat 4A

Rabu, 18 Mei 2022 | 20:15 WIB

USB Surakarta Mewisuda 228 Lulusan

Rabu, 18 Mei 2022 | 13:14 WIB

26.408 Peserta Ikuti UTBK 2022 di UNS

Selasa, 17 Mei 2022 | 17:10 WIB

Selamat, Ini Dia Tiga Mawapres Unisri 2022

Kamis, 5 Mei 2022 | 06:29 WIB

Tim Robot UMS Raih Juara III LKTI Nasional

Selasa, 26 April 2022 | 16:05 WIB

Ujian Sekolah Tanpa Pengawas Luar

Minggu, 24 April 2022 | 07:25 WIB
X