Hadapi Tantangan Dunia Pendidikan Era Digital, Guru BK Wajib Upgrade Skill

- Kamis, 20 Januari 2022 | 16:20 WIB
Diskusi Ilmiah bertema  "Perkembangan Bimbingan dan Konseling Abad 21".  (SMSolo/dok)
Diskusi Ilmiah bertema "Perkembangan Bimbingan dan Konseling Abad 21". (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com- Dunia pendidikan kini dihadapkan pesatnya kemajuan teknologi informasi dan digitalisasi.

Maka guru Bimbingan dan Konseling (BK) wajib terus men-upgrade skill dan wawasannya.

Berkaitan itu, Himpunan Mahasiswa Progam Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta menggelar diskusi ilmiah "Perkembangan Bimbingan dan Konseling Abad 21".

Baca Juga: Mahasiswa KKN Tematik UNS Diminta Fokus pada Digitalisasi Produk UMKM

Diskusi dengan spot di Studio Mini Unisri itu dilaksanakan secara daring bagi para pesertanya.

Narasumber yakni Agnes, alumni prodi BK sekaligus guru dari homeschooling Kak Seto, Guru BK Sri Hartini, serta Ketua HMPS BK Gabriel Levi Thusiapratama.

Kaprodi BK Ahmad Jawandi dalam sambutannya menyampaikan bahwa saat ini pendidikan di Indonesia sedang dihadapkan pada sebuah fenomena yang luar biasa yaitu digitalisasi, tantangan abad 21, dan creativity and innovation.

Baca Juga: Menuju Smart School, SMP Muhammadiyah PK Perkuat Fitur Digital

Sementara itu Sri Hartini menjelaskan, peran dan tugas guru BK dan guru kelas, berbeda.

Namun keduanya harus saling mengisi dan melengkapi.

Ia menegaskan, penting bagi seorang guru BK mengupgrade skill, termasuk di kancah digitalisasi.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Unisri Gelar Lomba Debat 4A

Rabu, 18 Mei 2022 | 20:15 WIB

USB Surakarta Mewisuda 228 Lulusan

Rabu, 18 Mei 2022 | 13:14 WIB

26.408 Peserta Ikuti UTBK 2022 di UNS

Selasa, 17 Mei 2022 | 17:10 WIB

Selamat, Ini Dia Tiga Mawapres Unisri 2022

Kamis, 5 Mei 2022 | 06:29 WIB

Tim Robot UMS Raih Juara III LKTI Nasional

Selasa, 26 April 2022 | 16:05 WIB

Ujian Sekolah Tanpa Pengawas Luar

Minggu, 24 April 2022 | 07:25 WIB
X