Siswa di Solo Susah Dapat Sekolah Sesuai Zonasi, Gibran Minta Ganjar Tambah SMA/SMK Negeri

- Kamis, 23 Juni 2022 | 07:20 WIB
Kompleks SMA Negeri 2 Surakarta.  (SMSolo/dok)
Kompleks SMA Negeri 2 Surakarta. (SMSolo/dok)

SOLO, suaramerdeka-solo.com - Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka meminta Pemprov Jateng untuk menambah SMA/SMK negeri di Solo.

Sebab saat ini Solo kekurangan sekolah negeri untuk jenjang pendidikan tersebut.

Akibatnya tak sedikit siswa yang harus melanjutkan pendidikan ke luar kota, lantaran tak ada SMA/SMK negeri yang sesuai dengan sistem zonasi di wilayah domisili mereka.

Baca Juga: PPDB SMA/SMK di Jateng Dimulai, Ganjar: Nggak Usah Titip-Titip

“Saya sudah minta ke Pak Gubernur (Ganjar Pranowo) supaya ditambah. Di Kecamatan Pasarkliwon tidak ada, di Laweyan juga tidak ada. Makanya saya minta ada penambahan,” ungkap Gibran, Rabu (22/6/2022).

Menurut Gibran, permohonan itu disampaikannya lantaran kewenangan pengelolaan SMA/SMK negeri berada di tangan Pemprov Jateng.

Saat ini delapan SMA negeri dan sembilan SMK negeri baru terpusat di tiga kecamatan. Yakni Banjarsari, Jebres dan Serengan.

Baca Juga: Kembangkan Dunia Pendidikan, SMA Budi Utomo Surakarta Bangun Gedung Baru

“Kemarin kami juga sudah koordinasi dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah. Intinya harus ada penambahan SMA (atau SMK).”

Sebagai solusi jangka pendek, Gibran berencana membuka cabang SMA Negeri 2 Surakarta di Kelurahan Mojo, Kecamatan Pasarkliwon, untuk mengakomodasi kebutuhan pendidikan lulusan SMP di wilayah setempat.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lulusan SMP PK Solo jadi Rebutan SMA Favorit

Sabtu, 25 Juni 2022 | 11:10 WIB
X