Sekolah Minim Siswa di Wonogiri Bisa Mengadakan PPDB Offline

- Jumat, 18 Juni 2021 | 13:22 WIB
RUANG TERBUKA : Guru SD 3 Sukoharjo, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri mendampingi pembelajaran offline di ruang terbuka dekat tempat tinggal mereka.(SMSolo/Khalid Yogi)
RUANG TERBUKA : Guru SD 3 Sukoharjo, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri mendampingi pembelajaran offline di ruang terbuka dekat tempat tinggal mereka.(SMSolo/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka-solo.com - Sekolah-sekolah di Wonogiri yang hanya punya sedikit siswa dapat menyelenggarakan Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) 2021 secara luar jaringan (luring) atau offline.

Adapun sekolah yang mempunyai siswa lebih dari 60 anak dapat menyelenggarakan PPDB secara daring terpadu, daring mandiri, atau secara luring.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Wonogiri Yuli Bangun Nursanti menjelaskan, sejumlah sekolah hanya memiliki siswa sangat sedikit.

Baca Juga: Gajahmungkur dan Telomoyo Ditutup, Gantole Bingung Venue Latihan

Bahkan hingga Jumat (18/6/2021), beberapa sekolah memiliki total siswa tidak lebih dari 30 anak.

Sehingga tidak efektif jika PPDB digelar secara daring.

Meski demikian, PPDB secara luring harus tetap dilakukan dengan protokol kesehatan ketat.

"Ada SD di Desa Basuhan Kecamatan Eromoko yang muridnya sekelas cuma satu anak. Di SMP 3 Selogiri juga cuma beberapa anak. PPDB luring bisa dilakukan di sekolah yang jumlah muridnya di bawah 60 anak," katanya.

Baca Juga: Wawali Surakarta Luangkan Waktu Ambil Hasil Belajar Sang Anak

Sekolah-sekolah itu kesulitan siswa karena kondisi geografis dan lingkungannya. Beberapa sekolah berada di daerah terpencil, sehingga tidak memungkinkan diregrouping.

Halaman:

Editor: Setyo Wiyono

Tags

Terkini

Pengalaman Magang Mahasiswa Jadi Nilai Plus

Jumat, 16 Juli 2021 | 08:02 WIB
X