International Smart Farming Competition, Menuju Pertanian Masa Depan

- Minggu, 4 Juli 2021 | 15:51 WIB
ilustrasi  dronesaferegister
ilustrasi dronesaferegister

SOLO Suaramerdeka-solo.com - Fakultas Pertanian Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta menyelenggarakan International Smart Farming Competition (ISFC).

Kompetisi adu konsep pertanian cerdas berbasis teknologi ini secara daring melalui platform Zoom Cloud Meeting. Perlombaan ini diikuti sejumlah kampus dari dalam negeri dan luar negeri seperti halnya Wageningen University and Research, Belanda serta Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia.

Ketua panitia Smart Farming Competition, M. Zukhrufuz Zaman, PhD mengatakan,
Smart farming, atau yang biasa disebut dengan pertanian presisi merupakan sistem pertanian yang mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan teknologi.

Baca Juga: PPKM Darurat! Patroli Yustisi, Tim Satgas Covid-19 Boyolali Malah Amankan Penjual Capjikia

Hal ini guna mendapatkan hasil yang maksimal dan mengurangi dampak buruk lingkungan.Smart farming juga disebut-sebut sebagai masa depan pertanian di Indonesia.

"Melalui acara Smart Farming Competition ini, Fakultas Pertanian UNS mengajak mahasiswa lokal dan internasional untuk berbagi ide dan inovasi cemerlang tentang penerapan smart farming menuju pertanian masa depandepan, " kata Zukhuruf.

Peserta kegiatan berlomba membuat inovasi yang fokus pada pengembangan smart farming untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas di sektor pertanian, melestarikan ekosistem pertanian, atau menciptakan praktik pertanian yang berkelanjutan.

Kegiatan itu sendiri dibuka sejak 22 Februari silam dan final digelar 1 Juli 2021. ISFC merupakan salah satu rangkaian kegiatan dies natalis ke-45 UNS.

Baca Juga: PPKM Darurat di Jateng, Polda Siapkan 52 Titik Penyekatan

Wakil Dekan Akademik Riset dan Kemahasiswaan Dr Ir Eka Handayanta MP dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan kompetisi ini seiring dengan salah satu misi Fakultas Pertanian UNS untuk memberikan pendidikan yang unggul, penelitian berkualitas tinggi, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang pertanian terpadu dan berkelanjutan.

Selain itu, smart farming ini diharapkan dapat mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam mengurangi tingkat kelaparan dan menyediakan makanan yang cukup dan bergizi bagi dunia.

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

300 Siswa SMAN 2 Klaten Ikuti Uji Coba Ketiga PTM

Selasa, 14 September 2021 | 13:28 WIB

Pelajar Didahulukan Agar PTM di Wonogiri Segera Digelar

Senin, 13 September 2021 | 16:46 WIB

PAUD IT Nur Hidayah Sutakarta Gelar PTM

Selasa, 7 September 2021 | 07:59 WIB

Unisri Ikuti Program Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Senin, 6 September 2021 | 10:06 WIB

Sekolah Muhammadiyah di Karanganyar Siap Menjalankan PTM

Minggu, 5 September 2021 | 18:42 WIB

Hore, Mulai Senin Pemkab Boyolali Perluas PTM

Minggu, 5 September 2021 | 10:59 WIB
X