Rintis Pendirian Universitas, PDM dan Isimu Pacitan Ngangsu Kawruh ke Umuka

- Kamis, 1 September 2022 | 10:52 WIB
Rektor Umuka Dr Muh Samsuri MSi menyerahkan cinderamata kepada Ketua PDM Pacitan Suprayitno Ahmad, di sela kunjungan PDM Pacitan dan Isimu Pacitan di kampus Umuka, Rabu (31/8) sore. (SMSolo/Irfan Salafudin)  ------------ (SMSolo/Irfan Salafudin)
Rektor Umuka Dr Muh Samsuri MSi menyerahkan cinderamata kepada Ketua PDM Pacitan Suprayitno Ahmad, di sela kunjungan PDM Pacitan dan Isimu Pacitan di kampus Umuka, Rabu (31/8) sore. (SMSolo/Irfan Salafudin) ------------ (SMSolo/Irfan Salafudin)

KARANGANYAR, suaramerdeka-solo.com - Jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pacitan dan Institut Studi Islam Muhammadiyah (Isimu) Pacitan berkunjung ke Universitas Muhammadiyah Karanganyar (Umuka), untuk studi banding terkait pendirian universitas, Rabu (31/8) sore.

Kunjungan itu terkait rencana perintisan universitas Muhammadiyah di Pacitan.

Dalam pertemuan di Ruang Media Centre Gedung Dakwah Muhammadyah, diungkapkan bahwa berdirinya Umuka cukup fenomenal, karena hanya dalam waktu tiga bulan, izin operasional universitas bisa diperoleh.

Baca Juga: Sekolah Siswa Korban Kecelakaan Maut di Bekasi Diliburkan Sementara

"Umuka ini progresnya terbang. Tidak loncat lagi. Dari belum ada menjadi ada, prosesnya cepat. Padahal moratorium pendirian universitas masih diberlakukan, namun Umuka bisa berdiri. Karena itu, kami datang untuk belajar, ngangsu kawruh, mencari tahu strategi apa yang harus dijalankan dan bisa diterapkan di Pacitan," kata Rektor Isimu Pacitan Dr Ahmadi MPd.I.

Apalagi, sejarah Isimu Pacitan sudah 53 tahun. Sejak awalnya adalah IAIN Surakarta kelas Pacitan, hingga menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah pada 1989, lalu berubah menjadi Isimu pada 2020.

Baca Juga: Simpati dan Dukungan Terhadap Bharada Eliezer Mengalir dari Warganet

Ketua PDM Pacitan Suprayitno Ahmad mengatakan, geliat Umuka dinilai luar biasa, karena progres pendiriannya cukup cepat.

"Kami ingin ada kehadiran Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Pacitan yang dipercaya masyarakat, menjadi ikon Muhammadiyah di Pacitan. Kehadiran Umuka menjadi pelecut bagi kami, untuk menghadirkan universitas di Pacitan," jelasnya.

Baca Juga: Mayat Perempuan Ditemukan di Dermaga Obyek Wisata Waduk Gajahmungkur Wonogiri

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kado Akhir Tahun, Unisri Banjir Prestasi. Apa saja?

Kamis, 1 Desember 2022 | 06:20 WIB

USB Komitmen Laksanakan Tridharma PT yang Berkualitas

Jumat, 11 November 2022 | 21:42 WIB

Dies Natalis USB Solo, ‘Berkarya Untuk USB Unggul’

Jumat, 11 November 2022 | 14:10 WIB

STT Warga Surakarta Asah Skill Karyawan

Senin, 31 Oktober 2022 | 20:27 WIB
X