Begini Kiprah Mahasiswa KKN Unisri

- Sabtu, 7 Agustus 2021 | 12:15 WIB
Mahasiswa KKN Unisri saat menggelar sosialisasi manfaat tanaman obat tradisional.(SMSolo/Evie K)
Mahasiswa KKN Unisri saat menggelar sosialisasi manfaat tanaman obat tradisional.(SMSolo/Evie K)

SOLO Suaramerdeka-solo.com - Mahasiswa Universitas Slamet Riyadi (UNisri) Surakarta peserta kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik Merdeka Belajar Kampus Merdeka (KKNT MBKM) menyelenggarakan sosialisasi cara menanam dan manfaat tanaman obat tradisional.

Eunike Bunga Kinasih, salah satu peserta KKN mengemukakan kegiatan tersebut dilatarbelakangi keinginan meningkatkan imunitas sekaligus sebagai sarana antisipasi terpapar covid-19, khususnya untuk para lansia.

Kegiatan bertempat di Gedung Posyandu Lansia Nayu Barat RW 014, Kelurahan Nusukan Sosialisasi dilaksanakan oleh Eunike Bunga Kinasih dari Kelompok 53 dengan DPL Drs. Suharno, MM, Ak dan Batsyeba Yaspis Ratna Cempaka dari kelompok 51 dengan DPL Anggo Doyoharjo,SH.MH.

Baca Juga: Nyaman Dalam Pelukan Joko Widodo, Vino Geleng Kepala saat Ditawari Sekolah ke Pondok

"Sosialisasi manfaat tanaman obat kami lakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan jumlah peserta yang terbatas," ungkapnya.

Ketua Kelompok Posyandu PKK RW 14, Sri Hartini menerima dengan baik dan mengucapkan terima atas inisiatif KKNT MBKM Unisri mengadakan sosialisasi tanaman obat bagi para kader lansia RW 14, Kelurahan Nusukan.

Tim KKNT MBKM dalam paparannya yang disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan komunikatif ini menjelaskan jenis dan khasiat tanaman obat keluarga, beserta cara membuatnya.

Baca Juga: Di Klaten Sehari Ada 992 Pasien Sembuh, Tapi Penambahan Kasus Baru Juga Naik  

Di akhir paparan tim KKNT MBKM Unisri, mengajak para kader lansia untuk meneruskan materi paparan kepada para warga di lingkungannya, serta mengajak warga mau memanfaatkan lahan pekarangan di rumah untuk ditanami tanaman obat.

"Tanaman obat tradisional, seperti kunir, jahe, kencur, laos, daun sirih, tidak membutuhkan lahan luas, namun sangat bermanfaat meningkatkan imunitas tubuh dan mengantisipasi anggota keluarga tidak terpapar covid-19 dengan biaya murah, " pesan Eunike Bunga Kinasih saat menutup sosialisasi.

Baca Juga: Polling Kandidat Wamen Kemendikbud-Ristek Bisa Jadi Referensi

Sementara itu, di Kampung Nayu Barat RT 03 RW 14, Nusukan menggelar sosialisasi mengenai manfaat berinvestasi sejak dini.

Eunike mengemukakan, banyak pilihan berinvestasi, salah satu bentuk pilihan investasi yang sudah lama dikenal di masyarakat dan tergolong paling aman, bahkan cenderung nilainya meningkat adalah berinvestasi logam mulia yaitu emas.

"Tujuan kegiatan adalah untuk memberikan sosialisasi mengenai pentingnya investasi emas sejak dini. Emas memiliki keunggulan dibandingkan investasi yang lain. Selain sebagai dana cadangan untuk dana darurat, tabungan emas merupakan investasi jangka panjang yang relatif paling aman," ungkap Eunike. **

Halaman:
1
2

Editor: Heru Susilo

Tags

Terkini

Galang Dukungan Kampus, PIDI Kunjungi UNS

Senin, 24 Januari 2022 | 10:47 WIB

16 Dokter Gigi UMS Cumlaude, 4 Mumtaz

Minggu, 23 Januari 2022 | 21:10 WIB

PGSD Unisri Gelar Pensi Sosiologi Antropologi

Minggu, 23 Januari 2022 | 20:06 WIB

Gelar Pentas Budaya, Unisri Melepas Mahasiswa PMM

Jumat, 21 Januari 2022 | 17:19 WIB

Ini Penting. Simak Syarat Bisa Ikuti SNMPTN 2022

Rabu, 19 Januari 2022 | 09:03 WIB

Unisri Gelar Webinar Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Minggu, 16 Januari 2022 | 05:59 WIB

PTM 100 Persen di Boyolali Ditunda Februari

Jumat, 14 Januari 2022 | 15:21 WIB
X