Merapi Erupsi, Picu Hujan Abu di Desa Tlogolele dan Klakah, Kecamatan Selo

- Sabtu, 11 Maret 2023 | 14:27 WIB
Hujan bau terjadi di Desa Tlogolele Kecamatan Selo Boyolali akibat merapi erupsi. (SMSolo/ist)
Hujan bau terjadi di Desa Tlogolele Kecamatan Selo Boyolali akibat merapi erupsi. (SMSolo/ist)

BOYOLALI, suaramerdeka-solo.com -  Guguran awan panas Gunung Merapi terjadi lagi pada Sabtu (11/3) pukul 12.12 WIB.

Peristiwa itu meicu terjadinya hujan abu di Desa Tlogolele dan Klakah, Kecamatan Selo.

Relawan Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), Selo, Mujianto, membenarkan adanya guguran awan panas tersebut.

Baca Juga: Evakuasi Pohon Bulu Selesai, Jalan Sambi-Simo di Boyolali Dibuka Kembali

Informasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), awan panas guguran (APG) mengarah ke Kali Bebeng atau Krasak.

“Saat ini, kami dari relawan masih mengkondisikan masker untuk pengguna jalan di Desa Tlogolele,” katanya.

Baca Juga: Menyaksikan Rocker Gaek Bersepanggung di Deep Purple World Tour 2023

Senada,  Kepala Desa Klakah, Selo, Marwoto, mengatakan hujan abu mengguyur merata di enam dukuh desa setempat.

Saat ini, hujan abu masih turun. Namun demikian, warga tidak panik dan menghentikan aktivitas di luar rumah.

Baca Juga: Bupati Lantik 351 Pejabat. Mulai dari Eselon 2 hingga Kepala Sekolah SD

“Saat ini, warga stanby atau beraktivitas di rumah hingga hujan abu mereda.”

Ditambahkan, hujan abu terjadi merata di 6 dukuh Desa Klakah. Tapi paling tebal dan lebat hujan abunya di Dukuh Klakah Duwur, Klakah Tengah dan Klakah Ngisor.

Baca Juga: Modal Bersih-bersih Kemenkeu, KPK Serahkan Laporan Saham 134 Pegawai Pajak di 280 Perusahaan

“Tiga itu paling tebal hujan abunya. Saat ini pukul 13.30 WIB hujan abu masih berlangsung.”

Halaman:

Editor: Heru Susilo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Baznas Gulirkan Bantuan ZChicken, Ini Tujuannya

Kamis, 25 Mei 2023 | 08:56 WIB

Tie Rod Patah, Bus Rajawali Terguling ke Ladang

Senin, 22 Mei 2023 | 06:26 WIB
X